HUT RI #81

Penyuluh KUA Jatilawang Ajak Ibu-Ibu Baitus Sehah Raih Keutamaan Majelis Taklim

KUA JATILAWANG
KUA JATILAWANG
27 Okt 2026
22x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 27-10-2026 16:25
SHARE

Jatilawang - Majelis taklim bukan sekadar tempat menimba ilmu agama, tetapi juga menjadi ruang menyejukkan hati dan mempererat tali silaturahmi. Semangat tersebut terasa dalam kegiatan bimbingan dan penyuluhan agama Islam di Majelis Taklim Baitus Sehah, Desa Gentawangi, Kecamatan Jatilawang, yang disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Jatilawang, Dedy Purwanto. Selasa (27/10)

Kegiatan yang diikuti oleh ibu-ibu anggota Majelis Taklim Baitus Sehah ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Penyuluh Agama Islam dalam memberikan bimbingan keagamaan sekaligus bentuk pelayanan kepada masyarakat. Melalui pertemuan tatap muka, penyuluh berupaya meningkatkan pemahaman agama dan mendorong masyarakat agar semakin bersemangat menghadiri kegiatan majelis taklim.

Dalam penyuluhannya, Dedy Purwanto mengangkat tema “Keutamaan Menghadiri Majelis Taklim”. Ia menjelaskan bahwa majelis ilmu memiliki banyak keutamaan, di antaranya menjadi sebab turunnya ketenangan (sakinah), dimudahkannya jalan menuju surga, serta terbukanya kesempatan memperoleh ampunan Allah SWT.

Dedy mengajak para peserta untuk menjadikan majelis taklim sebagai bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Kesibukan mengurus keluarga dan berbagai aktivitas lainnya hendaknya tidak menghalangi semangat untuk terus belajar agama. Dengan menghadiri majelis ilmu, seseorang dapat memperluas wawasan keislaman, memperbaiki akhlak, dan meningkatkan kualitas ibadah.

Pesan tersebut sejalan dengan hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Muslim:

“Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah, membaca Kitabullah dan saling mempelajarinya, melainkan ketenangan turun kepada mereka, rahmat meliputi mereka, para malaikat mengelilingi mereka, dan Allah menyebut mereka di hadapan makhluk yang berada di sisi-Nya.” (HR. Muslim, no. 2699).

Kegiatan berlangsung dalam suasana ceria, hangat, dan penuh keakraban. Para peserta tampak senang mengikuti materi yang disampaikan. Kebersamaan tersebut menjadi salah satu penguat semangat ibu-ibu untuk terus menghadiri majelis taklim sebagai sarana belajar, beribadah, dan mempererat persaudaraan.

Melalui kegiatan ini, Penyuluh Agama Islam KUA Jatilawang berharap Majelis Taklim Baitus Sehah terus berkembang menjadi tempat yang membawa manfaat bagi anggotanya. Dengan semangat menuntut ilmu dan mengamalkan ajaran Islam, majelis taklim diharapkan mampu menjadi sumber kesejukan bagi keluarga dan lingkungan masyarakat Desa Gentawangi.

Kegiatan tersebut menegaskan bahwa pelayanan Penyuluh Agama Islam tidak hanya menyampaikan materi keagamaan, tetapi juga menumbuhkan semangat masyarakat untuk terus belajar dan memperbaiki diri demi meraih kehidupan yang lebih baik di dunia dan akhirat. (dy)