Semangat Pagi Penuh Cinta: MTsN 2 Banyumas Sambut Siswa Lewat Pembiasaan Pagi Berbasis Panca Cinta
Oleh MTSN2 Banyumas
Banyumas – Suasana kedisiplinan menyelimuti gerbang MTsN 2 Banyumas setiap pagi. Sejak pukul 06.30 WIB, Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) telah berbaris rapi secara bergantian sesuai jadwal menyambut kedatangan murid-murid. Tak sekadar senyum, salam, dan sapa, kegiatan pembiasaan pagi ini juga diisi dengan pengecekan kebersihan kuku serta kerapian atribut seragam sesuai tata tertib madrasah. Rabu (19/08).
Kegiatan rutin ini bukan bentuk pengawasan yang kaku, melainkan wujud kepedulian dan kasih sayang madrasah terhadap kedisiplinan dan karakter peserta didik. Langkah tersebut sekaligus menjadi implementasi nyata dari penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (Panca Cinta) yang saat ini tengah digalakkan di MTsN 2 Banyumas.
Kepala MTsN 2 Banyumas, Atik Restusari, menegaskan bahwa pendampingan di gerbang sekolah merupakan bagian dari pelayanan prima madrasah dalam membentuk karakter siswa yang berakhlaqul karimah, "Penyambutan dan pemeriksaan kedisiplinan di pagi hari ini adalah bentuk komitmen kami untuk menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi anak-anak. Kita ingin mereka menyadari bahwa aturan dan kebersihan itu lahir dari rasa cinta madrasah kepada mereka, bukan sekadar ketakutan akan sanksi. Ini juga menjadi pijakan awal sebelum kita resmi meluncurkan program unggulan PAP-C (Pagi Penuh Cinta) dalam waktu dekat," ujar Atik Restusari.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Sri Indriyati, menjelaskan bagaimana pembiasaan pagi ini berintegrasi langsung dengan nilai-nilai kurikulum yang sedang dikembangkan.
"Melalui Panca Cinta, proses pembelajaran karakter kita mulai sejak siswa melangkahkan kaki di gerbang madrasah. Pengecekan atribut dan kebersihan diri secara konsisten ini membentuk ketertiban yang berakar dari kasih sayang. Harapannya, ketika program PAP-C (Pagi Penuh Cinta) nanti diluncurkan secara resmi, seluruh ekosistem madrasah sudah siap dan terbiasa menyikapi setiap proses pendidikan dengan pendekatan yang humanis dan penuh kehangatan," jelas Sri Indriyati.
Dengan adanya penjadwalan piket GTK yang terstruktur setiap hari, pembiasaan pagi ini berjalan secara tertib dan berkelanjutan. Langkah konsisten MTsN 2 Banyumas ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, berkarakter, dan senantiasa diselimuti atmosfer cinta serta kepedulian.(Ning/twm)
