Semangat Tak Pernah Surut: Kelas Tahfizh 9H Kejar Target Ujian Sekali Duduk
Oleh MTSN3 Banyumas
Banyumas - Suasana penuh semangat dan kesungguhan terasa kuat dari murid kelas Tahfizh 9H. Di tengah persiapan menghadapi ujian sekali duduk, para murid masih terus berjibaku menata hafalan, memperkuat murojaah, dan menjaga konsistensi setoran. Pagi yang biasanya dimulai dengan rutinitas biasa, kini berubah menjadi momentum perjuangan yang sarat makna—menghafal kalam Ilahi dengan tekad yang tak tergoyahkan. Selasa (28/04)
Di bawah bimbingan penuh dedikasi dari wali kelas, Nurul Hikmah, proses pendampingan berjalan dengan intens dan penuh perhatian. Beliau terus membersamai setiap progres murid, memastikan setiap ayat yang dihafalkan tidak hanya kuat dalam ingatan, tetapi juga terjaga dalam kualitas bacaan. Kehadiran beliau bukan sekadar sebagai pengajar, tetapi juga sebagai penyemangat yang menyalakan harapan dan keyakinan dalam diri para murid.
Perjalanan menuju ujian sekali duduk ini tentu bukan hal yang mudah. Dibutuhkan disiplin tinggi, manajemen waktu yang baik, serta ketahanan mental yang kuat. Namun, murid kelas 9H menunjukkan bahwa dengan niat yang lurus dan usaha yang sungguh-sungguh, tantangan sebesar apa pun dapat dilalui. Setiap hari menjadi saksi perjuangan mereka dalam menaklukkan target hafalan yang tidak sedikit.
Pencapaian luar biasa pun mulai terlihat. Dimas Miko berhasil mencatatkan progres tertinggi dengan hafalan mencapai 6 juz. Disusul oleh Ma’lufatul dan Salsabila Azmi yang telah menghafal 5 juz, serta Vadilah dengan capaian 4 juz. Sementara itu, murid lainnya juga menunjukkan perkembangan yang menggembirakan dengan rata-rata hafalan berada di kisaran 2 hingga 3 juz. Angka-angka ini bukan sekadar statistik, tetapi cerminan dari kerja keras, doa, dan ketekunan yang terus dijaga.
Lebih dari sekadar mengejar target, proses ini juga membentuk karakter murid menjadi pribadi yang sabar, tekun, dan bertanggung jawab. Mereka belajar bahwa keberhasilan bukan hanya tentang hasil akhir, tetapi juga tentang bagaimana menjaga konsistensi dalam setiap langkah kecil yang dilakukan setiap hari. Nilai-nilai inilah yang menjadi bekal berharga, tidak hanya untuk ujian, tetapi juga untuk kehidupan ke depan.
Pagi ini menjadi pengingat bahwa di balik setiap capaian besar, selalu ada proses panjang yang penuh perjuangan. Semoga semangat murid kelas Tahfizh 9H terus terjaga hingga hari ujian tiba, dan setiap ayat yang dihafalkan menjadi cahaya yang menerangi langkah mereka. Dengan doa dan dukungan bersama, insyaAllah ujian sekali duduk dapat dilalui dengan hasil terbaik dan penuh keberkahan.(HumasMTsN3).
