Sentuhan Rohani di Balik Jeruji: Penyuluh Bimbing Warga Binaan Baca Al-Quran
Purwokerto – Upaya pembinaan mental bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) terus digalakkan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Purwokerto Timur. Dua penyuluh, Farkhan Sya'bani dan Mohammad Yusup, melaksanakan bimbingan rohani khusus melalui kegiatan tadarus dan belajar membaca Al-Qur'an di Lapas Narkotika Purwokerto. Rabu (25/02).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin untuk memberikan penguatan spiritual dan bekal keagamaan bagi para warga binaan agar memiliki karakter yang lebih baik saat kembali ke masyarakat nantinya.
"Sebelum kami memulai sesi membaca Al-Qur'an secara bergantian, kami selalu mengawali kegiatan dengan membaca Asmaul Husna terlebih dahulu. Ini bertujuan untuk menenangkan hati dan pikiran para peserta agar lebih khusyuk dalam menerima bimbingan," ujar Farkhan Sya'bani.
Senada dengan Farkhan, Mohammad Yusup menambahkan bahwa antusiasme warga binaan dalam mengikuti bimbingan ini sangat positif. Menurutnya, Al-Qur'an menjadi media penyembuh dan pemberi harapan baru bagi mereka yang sedang menjalani masa pidana.
"Tidak hanya sekadar mengeja huruf hijaiyah, kami juga menyelipkan pemahaman makna ayat-ayat yang dibaca. Kami ingin mereka merasakan bahwa Al-Qur'an adalah pedoman hidup yang memberikan kedamaian. Harapannya, rutinitas mengaji ini bisa menjadi kebiasaan baru yang positif dan membantu proses rehabilitasi mental mereka di dalam Lapas," tambah Yusup. (jw)
