Serunya Pembagian Rapor di MAN 3 Banyumas

Oleh MAN 3 Banyumas
SHARE

Banyumas—MAN 3 Banyumas melaksanakan agenda pembagian rapor bagi siswa kelas X dan XI pada Sabtu (25/6). Pembagian rapor dilaksanakan di kelas masing-masing, kecuali kelas XI IPA 1, 2, dan 3 yang dilaksanakan di aula. Kegiatan dimulai pukul 09.00 secara serempak.

Terkait dengan pengambilan rapor, madrasah telah melayangkan undangan pada orang tua/wali siswa untuk mengambil rapor. Surat undangan tersebut bernomor 382/Ma.11.06/PP.00.6/06/2022 tertanggal 21 Juni 2022. Surat tersebut di-share di setiap WA grup kelas dan di WAG orang tua/wali setiap kelas.

Sejak sekitar pukul 08.30 orang tua/wali siswa sudah mulai berbondong-bondong memasuki madrasah dan segera dipandu menuju kelas putra-putrinya. Suasana pun terlihat ramai dan sibuk, terutama wali kelas dan petugas administrasi. Sutrisno dan Muji Ery sebagai petugas administrasi bahkan sampai pindah ke ruangan yang lebih luas, yaitu di Laboratorium Kimia.. Sutrisno menyampaikan, “Memang sibuk sekali hari ini. Namun, kami tetap melayani dengan sabar karena ini sudah merupakan tugas dan tanggung jawab kami..”

Asih Suyatni, wali kelas XI IPA 1 berkata, “Lebih enak suasananya karena di aula, tempatnya lebih luas.” Saat dimintai keterangan ada tidaknya rapor yang belum diambil, Asih menjelaskan, “Memang masih ada rapor yang belum diambil. Di kelas saya juga masih ada satu. Namun, itu bukan karena rapor ditahan, melainkan karena orang tuanya memang tidak hadir. Dan madrasah masih memberikan kesempatan pada orang tua/wali untuk mengambilnya selama masa liburan,” pungkasnya.

Eny Sugiyarti, wali kelas X IPA 1 menyatakan, “Tadi lama juga pembagian rapor di kelas saya soalnya ada beberapa orang tua/wali yang curhat tentang putranya. Bahkan ada satu orang yang curhat sampai setengah jam. Saya sebagai wali kelas tentunya juga ikut memberikan masukan pada orang tua/wali agar semua permasalahan dapat ditemukan solusi terbaik yang tidak merugikan siswa,” ungkapnya bijak.

Suasana pengambilan rapor terlihat sangat seru. Orang tua dan para siswa yang ikut mengambil rapor terlihat bahagia karena semua siswa kelas X dan XI dinyatakan naik kelas. Ibu dari Sely, kelas XI IPA 1, menyampaikan perasaannya, “Sangat lega dan bahagia karena anak saya naik ke kelas XII. Alhamdulillaah. Meskipun anak saya tidak termasuk terlalu pintar, tapi saya bangga karena dia anak penurut dan insya Allah sholihah,” pujinya tentang anaknya. Sely tersipu malu mendengar ucapan ibunya. Saat ditanya mau melanjutkan ke mana jika lulus kelak, Sely menjawab, “Mau kuliah di kesehatan biar bisa banyak membantu orang sakit di rumah sakit.”

Berbeda lagi dengan ibunya Nadia, siswa kelas XI IPA 1. Ia menyampaikan jika sebenarnya ia menginginkan agar anak bungsunya itu kuliah di keguruan. “Lebih baik menjadi guru saja soalnya perempuan. Kan kerjanya tidak full sampai malam, jadi masih ada waktu untuk mengurus rumah dan anak kelak,” timbangnya. Nadia tampak memonyongkan mulutnya, lalu menimpali, “Saya kan ingin jadi perawat, Bu.” Ibunya pun tertawa. Mereka berdua terlibat obrolan seru dengan wali kelas XI IPA 1, Asih Suyatni. Tampaknya, ibunya Nadia memohon arahan bagi anaknya agar kelak bisa melanjutkan kuliah di PTN terutama PTN Kesehatan seperti cita-cita anak bungsunya. Keduanya pun mendapatkan penjelasan wali kelas.

Keseruan pembagian rapor berangsung menghilang saat waktu menunjukkan hampir pukul 11.00. Rapor yang belum terambil diserahkan kepada petugas TU agar jika ada orang tua/wali yang mengambil pada masa liburan tetap bisa terlayani dengan baik.

(Tim Media MAN 3 Banyumas)