Shalat adalah Fondasi Utama Keluarga Sakinah
Purwokerto – Menjelang hari bahagia yang tinggal hitungan jam, pasangan calon pengantin Reza Bagas Ardiansyah dan Selfy Ferilian Astrid mendapatkan bekal spiritual intensif di KUA Purwokerto Timur. Bimbingan perkawinan tersebut diberikan langsung oleh Penyuluh Agama Islam, Yayuk Septimawati. Kamis (12/02).
Pasangan ini dijadwalkan akan melangsungkan akad nikah esok hari, Jumat, 13 Februari 2026. Dalam sesi bimbingan tersebut, Yayuk menekankan bahwa kunci utama mewujudkan keluarga yang harmonis dan tentram (sakinah, mawaddah, wa rahmah) bukan terletak pada kemapanan materi semata, melainkan pada kokohnya fondasi shalat dalam rumah tangga.
Yayuk menyampaikan bahwa shalat bukan sekadar kewajiban individu, melainkan sarana pembinaan spiritual yang mampu menciptakan ketenangan batin kolektif bagi seluruh anggota keluarga.
"Kebaikan urusan rumah tangga sangat ditentukan oleh baiknya shalat anggota keluarganya. Jika shalatnya terjaga, maka Allah akan menjaga keharmonisan hubungan mereka," tegas Yayuk di hadapan kedua calon mempelai.
Dalam materi bimbingannya, Yayuk memaparkan empat poin krusial yang harus dipraktikkan oleh Reza dan Selfy setelah resmi menjadi suami istri:
- Menjadikan Shalat Pusat Kehidupan: Shalat harus menjadi prioritas di atas urusan duniawi dan menjadi sarana taqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah SWT.
- Membiasakan Shalat Berjamaah: Suami berperan sebagai imam yang memimpin dan menjaga ketaatan. Shalat berjamaah disebut sebagai sarana bonding (pendekatan) terbaik untuk menciptakan suasana rumah yang damai.
- Manfaat Psikologis dan Karakter: Shalat yang khusyuk secara medis mampu menstabilkan emosi dan menurunkan tingkat stres. "Ibadah bersama akan melembutkan karakter pasangan sehingga tidak mudah terjadi konflik," tambah Yayuk.
- Langkah Praktis Suami-Istri: Suami bertanggung jawab memastikan shalat lima waktu terjaga, termasuk membiasakan saling membangunkan untuk ibadah, terutama di waktu Subuh.
Lebih lanjut, Yayuk menjelaskan bahwa shalat merupakan solusi spiritual saat menghadapi kerikil rumah tangga. Melalui sujud dan doa, pasangan suami istri diajak untuk memohon jalan keluar kepada Allah SWT atas setiap permasalahan yang muncul.
"Dengan menjadikan shalat sebagai kebutuhan utama dan aktivitas bersama, keluarga akan merasakan ketenangan dan saling menyayangi. Itulah pilar sejati keluarga sakinah," pungkasnya menutup sesi bimbingan. (jw)
