Siapkan Amaliah Ramadhan MGMP PAI SMA Jawa Tengah Gelar Rakor

Oleh Dudiyono
SHARE

Semarang: Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (MGMP PAI) SMA Provinsi Jawa Tengah menggelar Rapat Koordinasi ke-2 secara online melalui zoom meeting. Kegiatan dengan agenda utama persiapan amaliah Ramadhan tersebut dihadiri oleh segenap Pengurus MGMP PAI SMA Propinsi Jawa Tengah dan Pengurus MGMP PAI SMA Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah yang diwakili oleh Ketua dan Sekretaris. Sabtu (19/2)

 

Hery Nugroho selaku ketua MGMP PAI SMA Provinsi Jawa Tengah menyampaikan, “sebenarnya hari ini awalnya kami akan mengundang MGMP PAI SMA Kabupaten/Kota di Kanwil Kemenag Jawa Tengah untuk pelaksanaan rakor persiapan Amaliah Ramadhan ini, namun karena pandemi kondisinya meningkat maka belum dapat dilaksanakan rakor secara luring, sehingga hari ini rakor dilaksanakan secara online. Semoga pandemi landai kondisinya insyaAllah akan diundang secara ofline ke Semarang sehingga dapat bertatap muka secara langsung wajah cerah Guru PAI se-Jawa Tengah”, ungkapnya.

 

MGMP PAI SMA telah diamanahi oleh Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah untuk berkhidmah, selama tiga bulan alhamdulillah sudah terlaksana 10 program, diantaranya seminar online yang sudah berjalan tiga kali, menyusun perangkat pembelajaran secara online, sosialisasi melalui media online berupa kajian online di chanel yutube MGMP PAI SMA, akan diupayakan ada seragam batik yang khas dan berlogo MGMP PAI SMA Jawa Tengah, dari berbagai kegiatan tersebut Alhamdulillah MGMP PAI SMA Jawa Tengah telah mendapat apresiasi dari Kemenag Pusat dan Kanwil Kemenag Jawa Tengah terkait kegiatan MGMP PAI SMA Jawa Tengah”, tutur Hery

 

Lebih lanjut Ia menyampaikan, “Insya Allah kami akan menyelenggarakan Rakor secara berkala agar dapat menyerap harapn-harapan dari para Guru PAI, termasuk terkait dengan advokasi terhadap proses P3K Guru PAI dan PPG yang kemudian kami akan berkolaborasi dengan AGPAII untuk dapat ditindaklanjuti. Kami juga akan koordinasi dengan kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah dan Kanwil Kemenag Jawa Tengah terkait periapan pelaksanaan Penilaian Akhir Tahun (PAT) dan Ujian Sekolah (US) serta progres kegiatan penguatan pendidikan karakter melalui pesantren Ramadhan secara virtual, penerbitan buku pesantren Ramadhan sebagai kontrol kegiatan amaliah Ramadhan baik ubudiyah secarah hablum minallah maupun hablum minannas”, pungkas Hery.

M. Yusuf Setiaji selaku panitia bidang Pesantren Ramadhan Virtual (PRV) ke-1 untuk tingkat Jawa Tengah menyampaikan, “Pesantren ramadhan virtual diisi dengan berbagai macam kegiatan, setidaknya ada tujuh kegiatan diantaranya Lomba tilawah yang dimulai sebelum masuk bulan ramadhan yang diikuti perwakilan dari daerah melalui ink video untuk dinilai oleh panitia provinsi. Tarhib Ramadhan yakni menyambut datangnya bulan Ramadhan dengan kegiatan resik-resik masjid. Kegiatan ini diawali dengan sosialisasi gerakan resik-resik masjid, kemudian pelaksanaan kegiatan berupa resik-resik masjid di sekolah masing-masing untuk divideokan. Selanjutnya resik-resik masjid yang dilaksankan di lingkungan sekitar”, jelasnya.

 

“Kegiatan resik-resik masjid ini nantinya dimotori oleh Rohis untuk berpartisipasi aktif dalam gerakan resik-resik majid di lingkungan sekolah maupun lingkungan sekitar yang nantinya akan dilombakan. Kegiatan ini nantinya diwakili oleh pengurus Rohis tingkat Kab./Kota dari unsur Rohis yaitu Rohis SMA dan SMK dalam bentuk proyek atau laporan dengan menyertakan link video untuk diuplod di chanel yutube MGMP PAI SMA Provinsi Jawa Tengah”, ungkap Yusuf.

 

“Kegiatan lainya terkalit amaliah yakni berupa Pesantren Ramadhan yang akan dilaksanakan Selasa - Kamis, 22-24 April 2022 dengan rincian waktu untuk hari Selasa dan Rabu mulai pagi sampai siang, untuk Kamis dilaksakan siang sampai sore. Untuk kegiatan pesantren Ramadhan ini dilksanakan secar blanded learning dimana nanti yang offline berlangsung di Aula Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) di Semarang yang diikuti secara langsung oleh siswa yang berada di kota Semarang. Adapun siswa yang online mengikuti pesantren Ramadhan di rumah masing-masing. Kegiatan pesantren ramadhan nantinya berupa salat duha, tadarus bagi yang offline dan yang online menyesuaikan di rumah masing-masing, ngaji bareng dengan kyai dan ngaji ngabuburit sore menjelang buka puasa setiap Sabtu”, pungkas Yusuf. (DU)