Silaturahmi Kebangsaan, Ayo Kita Tangkal Radikalisme
Oleh HUMASPurwokerto : “ Jangan sampai ormas-ormas saling bertengkar , jangan sampai aliran silat apapun saling berantem memalukan . Seorang petarung itu bukan bikin masalah, seorang pendekar itu harus menjaga amannya lingkungan. Ayo kita jaga daerah kita , lingkungan kita , jangan malah tebar fitnah dan sebagainya. “
“ Kita semua punya kewajiban menjaga dunia dan lingkungan kita , seandainya ada keributan harus kita rem kita hentikan , memalukan . Ayo kita jaga bersama sama , jangan mau di adu adu ini perilaku zionis , zionis itu ngrusak Islam, ngrusak Kristen Hindu Budha tujuannya adalah agar kita semua untuk menjadi atheis .”
Hal itu disampaikan oleh Gus Lukman pengasuh pondok pesantren Az Zuhri Semarang dihadapan ratusan santri peserta pengajian dengan tema Silaturahmi Kebangsaan yang diadakan oleh Pemda Kabupaten Banyumas bertempat di Pendopo Si Panji , Selasa (07/06).
Hadir dalam acara tersebut Bupati Banyumas , Forkompinda , Kepala KanKemenag Kabupaten Banyumas beserta Kasubbag TU dan Kasi, Kepala OPD , Camat, Guru PPKn SMA/SMK , Tokoh Agama dan Ormas.
Kabag Kesra Setda Kabupaten Banyumas Suwondo menyampaikan bahwa kegiatan Silaturahmi Kebangsaan bertujuan untuk memperkuat kesatuan dan persatuan terutama di kabupaten Banyumas, menangkal radikalisme yang akan merongrong keutuhan negara RI.
Lebih lanjut Gus Lukman menyatakan bahwa di Banyumas kerukunan antar umat beragama terbaik se Indonesia , Firkoh firkoh atau antar pemeluk agama yang paling akur saat ini ada di Banyumas.
“ Banyumas itu banyu nutfah , pejabat-pejabat banyak yang berasal dari Banyumas. Tokoh pahlawan dari Banyumas itu banyak sekali , bukti bukti sejarah itu ada.” Jelas putra abah Ipung itu.
“ Orang Banyumas punya jiwa-jiwa blakasuta , orang Banyumas punya jargon lewih becik adol kutang tenimbang wirang , menjaga harga dirinya luar biasa . ” jelasnya lebih lanjut .(yud)
