HUT RI #81

Sinergi Penyuluh, BAZNAS, dan Dinsospermades Banyumas Lakukan Pembinaan terhadap Ibnu Sabil

K
KUA Purwokerto Utara
05 Feb 2026
51x dibaca
SHARE

Banyumas - Penyuluh Agama Islam di Kabupaten Banyumas bersinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Banyumas serta Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dalam kegiatan pengkondisian dan pembinaan terhadap tiga orang yang berstatus Ibnu Sabil. Rabu (04/02)

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian bersama dalam menangani persoalan sosial yang berkaitan dengan pemanfaatan status Ibnu Sabil untuk memperoleh bantuan secara tidak tepat.

Langkah pembinaan ini menjadi bagian dari upaya memastikan bahwa penyaluran bantuan sosial dan zakat benar-benar diberikan kepada pihak yang berhak sesuai ketentuan syariat dan peraturan yang berlaku.

Dalam proses pembinaan, para penyuluh agama melakukan pendekatan persuasif, dialogis, dan humanis agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh pihak yang dibina.

Pendekatan tersebut disertai dengan edukasi mengenai makna Ibnu Sabil yang sesungguhnya dalam perspektif keagamaan, termasuk nilai kejujuran, tanggung jawab, serta etika dalam menerima bantuan sosial.

Para peserta pembinaan juga diberikan pemahaman bahwa bantuan sosial dan zakat merupakan amanah yang harus dijaga agar penyalurannya tetap tepat sasaran dan bermartabat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan dialog terbuka untuk menggali kondisi pribadi, tujuan perjalanan, serta kendala yang dihadapi oleh masing-masing Ibnu Sabil. Melalui dialog tersebut, diperoleh gambaran menyeluruh mengenai situasi yang melatarbelakangi kebutuhan bantuan, sehingga solusi yang diberikan dapat bersifat tepat dan manusiawi.

Sebagai bentuk solusi kemanusiaan, BAZNAS Kabupaten Banyumas memberikan bantuan berupa tiket kepulangan sesuai dengan daerah tujuan masing-masing. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu mereka kembali ke daerah asal dengan aman tanpa harus bergantung pada cara-cara yang tidak sesuai.

Sinergi lintas sektor dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen bersama antara penyuluh agama, BAZNAS, dan Dinsospermades dalam menangani persoalan sosial secara komprehensif. Pendekatan yang dilakukan tidak hanya menekankan ketegasan dalam edukasi, tetapi juga tetap mengedepankan nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami hakikat bantuan sosial dan zakat sehingga tidak terjadi penyalahgunaan di kemudian hari. Kegiatan pembinaan ini juga diharapkan menjadi contoh penanganan Ibnu Sabil yang berimbang, edukatif, serta memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat Kabupaten Banyumas.

Penyuluh Agama Islam Purwokerto Utara, Pujo Rochmadi, menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci penting dalam menjaga kebermanfaatan bantuan sosial agar tetap adil, tepat guna, dan membawa kemaslahatan bagi umat.