SMA Negeri 4 Purwokerto Gelar PSP Virtual

Oleh Dudiyono
SHARE

Purwokerto: SMA Negeri 4 Purwokerto (SMAPA) menggelar kegiatan amaliah Ramadhan 1443 H berupa Pengajian Sabtu Pagi (PSP) secara virtual menggunakan google meet. Kegiatan yang dilakukan pada Sabtu (09/04) tersebut diikuti oleh peserta didik kelas X baik kelas jurusan MIPA maupun IPS, Guru dan Karyawan, Pembina dan Pengurus Rohis Akhdir SMAPA.

 

Wasono Ardi Saputro M.Pd selaku Kepala Sekolah menyampaikan, “Apresiasi yang tinggi bagi pengurus Rohis Akhdir SMAPA yang telah mengadakan kegiatan Pengajian Sabtu Pagi. Meskipun dilaksanakan secara online namun mudah-mudahan tidak mengurangi makna dan hikmah pelakanaan PSP ini. Di bulan Ramadhan 1443 H ini masih pada kondisi pandemi, meskipun sudah level satu untuk Kabupaten Banyumas dan alhamdulillah sudah dimulai tatap muka 100% namun kita tetap harun menjaga protokol kesehatan. Mudah-mudahan pengajian sabtu pagi berikutnya dapat dilaksankan secara offline sehingga dapat bertatap muka secara langsung dan dapat lebih memahami atas materi pengajian yang disampaikan”, ungkapnya.

 

Ia berharap, “kegiatan amaliah Ramadhan di SMAPA semakin ditingkatkan, ada literasi berupa tadarus al Qur’an, kajian online harian, Pengajian Sabtu Pagi (PSP), pemantauan kegiatan ibadah peserta didik serta kegiatan-kegiatan lainnya. Kami berharap kegiatan amaliah di bulan ramadhan dapat bermanfaat bagi peserta didik, baik secara lahir maupun batin, hari ini maupun masa depan. Kegiatan-kegiatan tersebut sangat penting untuk selalu dilaksanakan dan diistiqomahkan baik pada bulan Ramadhan maupun di luar bulan Ramadhan, sehingga dapat membentuk karakter peserta didik yang religius untuk menjadi generasi penerus yang hebat mmasa depan”, tandasnya.

 

Dudiyono, M.Pd.I sebagai pembicara dalam kegiatan tersebut menyampaikan, “ Jadilah seorang muslim yang senantiasa beryukur atas nikmat Allah sekecil apapun kenikmatan itu, termasuk kita dapat menjumpai bulan ramadhan 1443 H ini juga bagian dari kenikmatan yang harus disyukuri. Mensyukuri perjumpaan kita dengan bulan Ramadhan tidak cukup dengan bertahmid melafalkan alhamdulillah saja, melainkan harus ada komitmen yang tinggi untuk melaksanakan ibadah-ibadah di bulan Ramadhan”, jelasnya.

“Puasa adalah ibadah yang bersifat individu, artinya komuniasi seorang hamba dengan Allah, namun demikian puasa yang sudah dilaksanakan selama ini hendaknya dapat melahirkan sikap dan budi pekerti luhur terhadap sesama. Dengan berpuasa menjadikan kita manusia yang bertaqwa, hal ini berarti kita sebagai manusia harus dapat menjalani hidup ini dengan baik kepada siapapun, kepada Allah itu tentunya, kepada sesama manusia dan makhluk yang lainnya juga harus berbuat baik, termasuk kepada bangsa dan negara sebagai wujud hubbul wathan minal iman”, jelas Dudi.

Sementara pembina Rohis Akhdir Saifur Ro’yi, S.Pd.I dalam sambutannya menuturkan “di dalam bulan suci Ramadhan kita harus memaksimalkan dalam menjalankan ibadah puasa dan ibadah yang lain seperti mengikuti pengajian sabtu pagi secara daring, dalam mengikuti kegiatan apapun di sekolah harus didasari keikhlasan agar kegiatan yang kita jalankan mendapatkah berkah dari Allah Swt. Bagi peserta didik terutama yang sudah semangat mengikuti kegiatan di sekolah untuk mengajak ke peserta didik lain yang belum maksimal dalam mengikuti kegiatan di sekolah.

Dalam di setiap kegiatan kajian hendaknya memperhatikan apa yang sampaikan oleh pemateri agar bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari hari”, pungkasnya singkat. (DU)