Sukseskan Gerakan Nasional Rashdul Kiblat, Penyuluh ASokaraja Gelar Tutorial Praktis di Masa MPLS SMA Maarif

Oleh HUMAS
SHARE

Sokaraja — Momentum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Ma'arif Sokaraja kembali diisi dengan kegiatan yang sangat bermanfaat dan edukatif. Kali ini, Penyuluh Agama Islam Fungsional Kecamatan Sokaraja bergerak cepat mengedukasi generasi muda dengan menggelar tutorial pengukuran arah kiblat dalam rangka menyukseskan Gerakan Nasional Rashdul Kiblat. Selasa (14/07)
Acara yang berlangsung interaktif ini dipandu langsung oleh dua Penyuluh Agama Islam Sokaraja, yaitu Faidus Sa'ad, dan Suroso. Seluruh siswa-siswi baru mengikuti jalannya kegiatan dengan penuh antusias dan rasa ingin tahu yang tinggi.

Edukasi Rashdul Kiblat ini dikemas secara modern namun tetap aplikatif. Kegiatan diawali di dalam ruangan dengan pemaparan teori, di mana para siswa diajarkan cara membuat akun serta teknis pelaporan data hasil pengukuran secara digital.
Setelah paham secara teori, para peserta langsung diajak keluar ruangan untuk melakukan praktik lapangan. Uniknya, alat yang digunakan sangat sederhana dan mudah ditemukan sehari-hari, yaitu:

  1.  Bambu sebagai tiang tegak lurus (lurus vertikal)
  2. Benang dan bandul untuk memastikan kelurusan
  3. Pemanfaatan bayangan matahari pada waktu yang ditentukan

Dibimbing erat oleh Faidus Sa'ad dan Suroso, para siswa mempraktikkan cara Menentukan arah kiblat yang presisi memanfaatkan fenomena astronomis saat matahari tepat berada di atas Ka'bah.

Tutorial yang dilaksanakan selama masa MPLS ini merupakan bekal awal. Target utamanya, seluruh siswa-siswi ditugaskan untuk mempraktikkan langsung ilmu tersebut di rumah masing-masing pada hari pelaksanaan Gerakan Nasional Rashdul Kiblat, yaitu pada tanggal 15 dan 16 Juli 2026 tepat pukul 16.27 WIB.

"Melalui praktik langsung ini, kami ingin para siswa tidak hanya paham teori di sekolah, tetapi mampu menjadi agen literasi keagamaan di keluarga mereka sendiri saat hari pelaksanaan nanti," ungkap Faidus Sa'ad.

Langkah inovatif dari tim Penyuluh Agama Islam Sokaraja ini mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari para tenaga pendidik di SMA Ma'arif Sokaraja. "Kami sangat mendukung program ini. Ini adalah ilmu falak praktis yang sangat penting bagi anak-anak agar mereka tahu cara memverifikasi arah kiblat secara benar dan ilmiah," ujar Rofik, salah satu guru senior.

Senada dengan hal tersebut, Fitri menambahkan, "Antusiasme anak-anak luar biasa. Kegiatan seperti ini membuat MPLS jadi jauh lebih berbobot dan menumbuhkan karakter religius yang kuat."

Sukses di SMA Ma'arif Sokaraja, sosialisasi Gerakan Nasional Rashdul Kiblat ini dipastikan tidak akan berhenti di sini. Pihak Penyuluh Agama Islam Sokaraja berkomitmen untuk terus melanjutkan safari sosialisasi ini ke berbagai sekolah, madrasah, serta majelis-majelis taklim yang tersebar di seluruh wilayah Kecamatan Sokaraja.