Tingkatkan Kemampuan Literasi Al-Quran, Anak-Anak Masjid Al-Hidayah Kemiri Ikuti Ngaji Sorogan
Banyumas – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Al-Hidayah, Desa Kemiri. Puluhan anak-anak tampak antusias mengikuti kegiatan bimbingan dan penyuluhan (Bimluh) keagamaan yang difokuskan pada peningkatan kemampuan membaca Al-Qur'an melalui metode Sorogan. Rabu (04/03)
Kegiatan rutin ini dibimbing langsung oleh Penyuluh Agama Islam dari KUA Sumpiuh, Siti Nurkharisah Candrawati. Dalam sesi tersebut, setiap anak mendapatkan kesempatan untuk berhadapan langsung dengan pembimbing guna menyetorkan bacaannya, baik yang masih berada di tingkat Iqro’ maupun yang sudah memasuki tahapan Al-Qur'an.
Metode sorogan dipilih karena efektivitasnya dalam memantau perkembangan santri secara individual. Keunggulan dari metode ini antara lain:
-
Ketelitian Tajwid: Guru dapat mengoreksi langsung makhraj (tempat keluarnya huruf) dan hukum bacaan secara detail.
-
Pendekatan Personal: Anak-anak merasa lebih diperhatikan karena bimbingan dilakukan satu per satu sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing.
-
Penyelarasan Tingkat: Memungkinkan santri dengan tingkat kemampuan berbeda (Iqro' 1-6 hingga Al-Qur'an) belajar dalam satu waktu tanpa merasa tertinggal.
Siti Nurkharisah Candrawati menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan generasi muda di wilayah Kemiri tidak hanya sekadar bisa membaca, tetapi juga benar dan tartil dalam melafalkan ayat-ayat suci. "Penerapan metode sorogan ini sangat penting untuk membangun kedekatan antara penyuluh dan anak-anak, sekaligus memastikan kualitas bacaan mereka terjaga sejak dini," ujarnya di sela-sela kegiatan.
Melalui pendampingan yang konsisten dari KUA Sumpiuh, diharapkan Masjid Al-Hidayah terus menjadi pusat syiar Islam yang melahirkan generasi Qur'ani yang cerdas dan berakhlakul karimah.
