Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Kakankemenag Banyumas Tekankan Pentingnya Kehadiran ASN di Tengah Umat

Oleh HUMAS
SHARE

Purwokerto – "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup, tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku." Kutipan tersebut menjadi pembuka arahan mendalam yang disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Banyumas, Ibnu Asaddudin, dalam apel pagi bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman kantor setempat. Senin (10/08).

Apel pagi kali ini terasa istimewa dengan hadirnya Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Kristen Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, Yuliana Setyaningsih, beserta perwakilan dari Bimas Katolik Kanwil Kemenag Jawa Tengah. Kehadiran jajaran Kanwil tersebut dalam rangka menjalin kerja sama, mempererat silaturahmi, sekaligus melakukan kunjungan kerja ke sekolah Katolik di wilayah Banyumas.

Dalam amanatnya, Ibnu menegaskan pentingnya peran ASN Kementerian Agama untuk senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat guna mengurai berbagai kebutuhan serta persoalan keagamaan. Hal ini sejalan dengan arah kebijakan Asta Protas Kementerian Agama, yakni "Kemenag Berdampak".

Ibnu mengingatkan agar para pegawai tidak hanya bekerja di balik meja atau sekadar mengurus hal-hal administratif. "Kita tidak boleh hanya duduk di kantor mengurus administrasi tok. Kita wajib turun langsung ke masyarakat untuk memberi solusi, membina, dan melayani kebutuhan umat beragama secara nyata," tegas Ibnu.

Ia menambahkan, setiap program kerja yang dirancang sudah seharusnya mampu menjawab permasalahan sosial-keagamaan, sekaligus memberikan perlindungan dan bimbingan langsung kepada masyarakat.

Senada dengan hal tersebut, Pembimas Kristen Kanwil Kemenag Jateng, Yuliana Setyaningsih, menekankan prinsip pelayanan publik yang inklusif dan berkeadilan bagi semua golongan. "Memberikan pelayanan yang adil tanpa membeda-bedakan agama atau kelompok masyarakat adalah hal yang utama. Mari kita jadikan diri sebagai penyeimbang dan jembatan yang merangkul dinamika sosial serta kepentingan negara," pesan Yuliana.

Mengakhiri arahannya, Ibnu mengajak seluruh peserta apel untuk senantiasa membawa rasa bahagia dalam menjalankan tugas kepelayanan. Menurutnya, umat adalah amanah yang dititipkan Tuhan di atas pundak para pelayan masyarakat.

Meski dalam proses kepemimpinan dan pengabdian tak jarang diwarnai tantangan, ia memotivasi para pegawai untuk tetap optimistis. Suasana apel pun mencair dan penuh kehangatan saat Kakankemenag mengajak seluruh peserta menyanyikan lagu “Indah Pada Waktunya”. "Yakinlah, semua ikhtiar dan pengabdian kita akan indah pada waktunya," pungkas Ibnu menutup kegiatan apel pagi.