HUT RI #81

Tingkatkan Profesionalisme dan Kesiapan TKA, Guru BI MTsN 2 Banyumas Ikuti MGMP Bahasa Indonesia MTs

M
MTSN2 Banyumas
14 Okt 2026
29x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 14-10-2026 16:25
SHARE

Banyumas -- Tiga guru mapel Bahasa Indonesia MTsN 2 Banyumas ikuti Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia MTs Kabupaten Banyumas. Kegiatan ini membahas tentang Reorganisasi Pengurus dan Bedah Soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) Bahasa Indonesia di Aula Sudirman MTsN 1 Banyumas. Rabu (14/10)

Kegiatan yang berlangsung secara khidmat dan produktif ini diikuti oleh jajaran guru Bahasa Indonesia se-Kabupaten Banyumas. Tiga guru mapel Bahasa Indonesia perwakilan dari MTsN 2 Banyumas, yakni Sri Indriyati, Palupi Widiati, dan Sri Setiyaningsih.

Dalam sambutannya, Pengawas dan Pembina Mata Pelajaran Bahasa Indonesia sekaligus Ketua MGMP periode sebelumnya, Istiqomah, menekankan pentingnya pengaktifan kembali kegiatan organisasi ini sebagai wadah pengembangan kompetensi pendidik.

"Diaktifkannya kembali kegiatan MGMP Bahasa Indonesia di tingkat Kabupaten Banyumas ini merupakan langkah nyata dalam meningkatkan profesionalisme para guru. Melalui wadah ini, kita dapat saling berbagi praktik baik dan terus bertransformasi mengagendakan kegiatan yang produktif," ujar Istiqomah.

Dukungan penuh juga disampaikan oleh Kepala MTsN 1 Banyumas, Alinurdin. Pihaknya mengapresiasi penyelenggaraan forum ini dan mendorong agar pertemuan rutin terus dilakukan demi menjaga kualitas pembelajaran di madrasah, terlebih Bahasa Indonesia menjadi salah satu materi krusial dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA).

"Kami sangat mendukung setiap kegiatan yang dilaksanakan di dalam MGMP maupun kegiatan pengembangan diri lainnya. Pertemuan rutin sangat penting untuk menghasilkan produk nyata dan meningkatkan mutu profesionalisme pendidik, apalagi materi Bahasa Indonesia masuk dalam TKA. Harapan kami, dengan tersusunnya kepengurusan baru, mutu proses pembelajaran makin meningkat melalui penyusunan modul ajar bersama, analisis materi, hingga pembuatan media pembelajaran yang inovatif," tegas Alinurdin.

Pada sesi utama reorganisasi, terpilih jajaran pengurus baru MGMP Bahasa Indonesia MTs Kabupaten Banyumas masa bakti selanjutnya, yaitu: Ketua: Sri Indriyati, Sekretaris: Nisrina, Bendahara: Evi Alfiah.

Usai terpilih, Sri Indriyati, menyampaikan komitmennya untuk membawa organisasi ini semakin solid dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas belajar siswa.
"Amanah ini merupakan tanggung jawab bersama untuk membawa MGMP Bahasa Indonesia semakin solid. Kami berkomitmen untuk menjadikan forum ini sebagai tempat berkolaborasi, menyusun perangkat pembelajaran terbaik, dan menjawab tantangan evaluasi pendidikan demi kemajuan siswa-siswi madrasah di Kabupaten Banyumas," tutur Sri Indriyati.

Acara dilanjutkan dengan materi inti berupa Bedah Soal TKA dan Strategi Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk Menghadapi TKA yang dipandu oleh narasumber Intan Permata Sari, S.Pd. Dalam pemaparannya, narasumber membagikan pemahaman mendalam terkait karakteristik soal TKA serta teknik penyampaian materi yang efektif kepada peserta didik. "Menghadapi TKA Bahasa Indonesia tidak hanya sekadar menghafal teori, tetapi mengasah penalaran dan literasi membaca siswa. Oleh karena itu, strategi pembelajaran yang kita gunakan di kelas harus mampu mengajak siswa berpikir kritis dan terbiasa menganalisis berbagai bentuk teks secara mendalam," terang Intan Permata Sari.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari ini ditutup dengan sesi diskusi dan penyusunan draf kerja bersama para peserta. Diharapkan hasil dari kegiatan ini dapat langsung diterapkan di madrasah masing-masing guna meningkatkan mutu pendidikan Bahasa Indonesia di Kabupaten Banyumas.(Ning/twm)