Transfer Pengetahuan, Petugas Bimbing Mahasiswa UIN Saizu Kuasai Administrasi Digital
Purwokerto – Kantor Urusan Agama Purwokerto Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui pendampingan intensif bagi mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Julian Wardana, Operator Layanan Operasional KUA Purwokerto Timur, memberikan bimbingan teknis kepada Fitriani, mahasiswa dari Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto. Selasa (03/02)
Bimbingan ini difokuskan pada penguasaan sistem administrasi modern, khususnya dalam pembuatan Surat Rekomendasi Nikah dan implementasi Tanda Tangan Elektronik (TTE) yang kini menjadi standar pelayanan di Kementerian Agama.
Julian Wardana menjelaskan bahwa pemahaman mengenai alur digitalisasi birokrasi sangat penting bagi mahasiswa di era sekarang. Surat rekomendasi nikah bukan lagi sekadar ketikan manual, melainkan sudah terintegrasi dengan sistem informasi yang terpusat.
"Kami membimbing Fitriani untuk memahami prosedur input data hingga penerbitan surat rekomendasi nikah secara digital. Selain itu, kami juga mengajarkan bagaimana penggunaan Tanda Tangan Elektronik (TTE) yang menjamin keautentikan dokumen tanpa harus melalui tanda tangan basah secara konvensional," ujar Julian.
Kepala KUA Purwokerto Timur, Zangim Fiddaroin, menyambut baik kegiatan transfer pengetahuan ini. Menurutnya, KUA harus menjadi laboratorium belajar yang efektif bagi para mahasiswa untuk melihat langsung bagaimana hukum Islam diaplikasikan dalam administrasi negara.
"Penerapan teknologi informasi adalah keharusan dalam transformasi layanan publik. Kami ingin memastikan mahasiswa PPL, seperti Saudari Fitriani, tidak hanya belajar teori di kampus, tetapi juga memiliki keterampilan praktis dalam mengoperasikan aplikasi layanan perkantoran modern yang ada di KUA," kata Zangim.
Zangim menambahkan bahwa penguasaan terhadap administrasi digital ini diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi mahasiswa UIN Saizu setelah lulus nanti, terutama jika mereka terjun ke dunia kerja di instansi pemerintahan.
Melalui bimbingan langsung dari operator senior, Fitriani berkesempatan mempraktikkan cara memproses berkas masuk hingga menjadi dokumen resmi yang sah. Kegiatan ini merupakan bagian dari kurikulum PPL yang bertujuan mendekatkan mahasiswa dengan realitas kerja di lapangan serta dinamika pelayanan masyarakat di tingkat kecamatan. (jw)
