Try Out TKA Berbasis Kelas Digital Gandeng Penerbit Erlangga

Oleh MIN1 Banyumas
SHARE

Banyumas – Pada Senin, 12 Januari 2026 MIN 1 Banyumas menyelenggarakan try out TKA (Tes Kemampuan Akademik) bagi peserta didik kelas VI dengan memanfaatkan sistem kelas digital, sebagai bagian dari penguatan literasi teknologi dan kesiapan siswa menghadapi asesmen berbasis komputer. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan MIN 1 Banyumas dengan menggandeng penerbit Erlangga sebagai mitra penyedia materi dan sistem evaluasi.

Pelaksanaan ujian berlangsung tertib dan kondusif. Seluruh peserta mengerjakan soal melalui perangkat digital dengan pengawasan guru serta tim teknis. Materi TKA disusun mengacu pada kompetensi inti TKA kelas VI dan dikembangkan bersama penerbit Erlangga agar selaras dengan standar evaluasi pembelajaran serta kebutuhan peserta didik.

Kepala MIN 1 Banyumas,  Mahruri,  menyampaikan bahwa ujian TKA berbasis kelas digital ini merupakan langkah strategis madrasah dalam menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman dan tuntutan sistem evaluasi modern.

“Ujian TKA berbasis kelas digital ini kami rancang tidak hanya untuk mengukur kemampuan akademik siswa, tetapi juga melatih literasi digital, kemandirian, dan kejujuran peserta didik. Kerja sama dengan penerbit Erlangga sangat membantu kami dalam penyediaan materi yang berkualitas dan terstandar,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa transformasi digital di MIN 1 Banyumas dilakukan secara bertahap dan terencana, dengan tetap memperhatikan kesiapan siswa serta pendampingan dari guru.

Kerja sama dengan penerbit Erlangga menjadi bagian dari upaya madrasah dalam menghadirkan sistem penilaian yang objektif, terukur, dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21. Melalui ujian TKA ini, diharapkan hasil evaluasi dapat menjadi bahan pemetaan kemampuan akademik siswa kelas VI sekaligus dasar dalam menyusun program pendampingan lanjutan.

Dengan pelaksanaan ujian TKA berbasis kelas digital ini, MIN 1 Banyumas menegaskan komitmennya sebagai madrasah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter dan integritas dalam proses pendidikan.