UJI COBA PTM MAN I BANYUMAS
Oleh MAN 1 Banyumas
HARI KEEMPAT UJI COBA PTM MAN I BANYUMAS
RINDUKU RINDUMU BERPADU
Hari ini, Kamis 8 April 2021 hari keempat pelaksanaan uji coba PTM di MAN I Banyumas. Berjalan baik dan kondusif. Hal ini tidak terlepas dari upaya MAN I Banyumas dalam mempersiapkan uji coba PTM, mulai dari berkoordinasi dengan Komite Sekolah, Puskesmas terdekat, berkoordinasi dengan Babinsa maupun Bhabinkamtibmas lingkungan madrasah, sosialisasi kepada wali murid, berkoordinasi dengan Kepala dan Kasubbag TU Kemenag, dan tim gabungan gugus tugas covid 19. Koordinasi dilanjutkan dengan mempersiapkan sarana prasana sesuai dengan protokol kesehatan mulai dari kesiapan peralatan pendukung protokol kesehatan yang ada di lingkungan madrasah hingga SOP kegiatan peserta didik selama berada di lingkungan madrasah. MAN I Upaya ini dilakukan agar PTM di tengah situasi pandemi benar-benar bisa menjamin para peserta didik, tenaga pengajar serta seluruh lingkungan belajar cukup aman dari risiko penularan virus Covid-19.
Menurut Drs. H. Imam Sayoga, Kepala MAN I Banyumas, menjelang uji coba PTM sejumlah persiapan pendukung telah disediakan mulai tempat cuci tangan, handsanitizer maupun thermo gun di sekitar ruang kelas maupun di ruang berkegiatan siswa lainnya, di lingkungan madrasah. Yang tidak kalah penting, madrasah juga telah menyusun SOP pencegahan selama pelaksanaan uji coba PTM baik yang ditujukan kepada para tenaga pengajar, tenaga kependidikan maupun bagi para peserta didik sejak dari rumah,selama di lingkungan madrasah hingga sampai di rumah lagi. Misalnya, sebelumnya MAN I banyumas. Di MAN 1 Banyumas bekerjasama dengan salah satu klinik swasta. Siswa yang mengikuti ujicoba PTM wajib tes GeNose. Semua tenaga pendidik dan pendidikan melakukan vaksin dan swab antigen. Selama berangkat dan pulang kembali ke rumah siswa tidak dibolehkan menggunakan angkutan umum dan harus di antar oleh orang tua atau menggunakan saran transportasi pribadi.
Bangkit Tri Handoko, S.Pd selaku waka kurikulum juga menambahkan. Hari jam pembelajaran tidak lebih dari 4 jam sehari, dengan satu mata pelajaran maksimal 30 menit tanpa istirahat. Sementara siswa yang diikutkan ujicoba PTM merupakan kelas X dengan jumlah 104 siswa dan pertimbangannya karena siswa kelas X merupakan siswa yang paling jarang datang ke madrasah. Adapun syarat yang wajib dipenuhi adalah para siswa harus mengantongi izin dari orangtua. Selain itu sehari sebelum hari H tim gabungan turun juga mengecek kesiapan setiap madrasah.
Untuk mengikuti kegiatan PTM di sekolah, siswa berangkat dari rumah ke madrasah berjalan kaki, di antar orang tua dan tidak boleh menggunakan transportasi kendaraan umum. Bagi yang di pesantren ada antar jemput dari transaportasi madrasah. Madrasah juga selektif dalam menentukan kriteria siswa yang bisa mengikuti kegiatan PTM. Misalnya dipilih siswa dengan lokasi rumah yang relatif dekat dengan lokasi madrasah. Kemudian, siswa yang memenuhi syarat mengikuti PTM tersebut dibagi menjadi delapan kelas atau rombongan belajar (rombel). Secara teknis penyampaian mata pelajaran selama uji coba PTM juga dibatasi maksimal 2 jam 60 menit untuk empat mata pelajaran. Beberapa SOP yang sudah disiapkan sekolah, seperti siswa diwajibkan masuk madrasah tepat pukul 08.00 WIB dan pukul 10.00 WIB langsung pulang. Agar tidak terjadi kerumunan, ketika siswa meninggalkan madrasah diatur jeda waktu supaya jarak aman 1,5 meter.
Menurut Taufik S.Pd selaku Kepala Tata Usaha Uji coba PTM harus memenuhi persyaratan, seperti memenuhi (100 persen) indikator penerapan protokol kesehatan sesuai pedoman pengawasan dan pembinaan penerapan protokol kesehatan bagi satuan pendidikan yang diterbitkan oleh Kemenkes RI. Selain itu memperoleh penilaian siap daftar periksa kesiapan sekolah pada pembelajaran tatap muka dari Tim Verifikasi dan Visitasi Kesiapan Sekolah kabupaten. Dan mendapatkan izin dari wali peserta didik, mendapatan izin dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid- 19 Kabupaten dan mendapat izin dari pemerintah Kabupaten Banyumas.
MAN I Banyumas berupaya agar uji coba PTM ini kedepannya mampu menjadi model untuk perluasan uji coba PTM di sekolah dan madrasah lain sedang siswa yang mengikuti PTM menjadi role model bagi siswa yang belum mengikuti PTM. Bila uji coba PTM MAN 1 Banyumas dari hasil evaluasi gugus tugas Covid-19 kabupaten dinyatakan aman maka selanjutnya akan dilanjutkan ke madrasah lain yang harus bersiap, akhirnya proses KBM berjalan seperti semula sehingga rinduku rindumu berpadu.
Madrasah Semakin Di Depan 
