UPZ Mushola Baitussalam Pengadegan Gelar Sosialisasi Zakat Fitrah
Banyumas – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Mushola Baitussalam Pengadegan menggelar kegiatan sosialisasi zakat fitrah. Acara yang berlangsung setelah shalat Tarawih di ruang utama Mushola Baitussalam ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, pengurus lingkungan, serta puluhan jamaah yang antusias mendalami tata cara dan urgensi penunaian zakat di awal waktu. Mengusung tema "Bayar Zakat Fitrah di UPZ Mushola Kita", kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kemandirian ekonomi umat berbasis rumah ibadah. Kamis (05/03/26)
Dalam sambutannya, Ketua UPZ Mushola Baitussalam, Mahtum, menekankan pentingnya kesadaran warga untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi di lingkungan terdekat. Beliau menjelaskan bahwa dengan membayar zakat di UPZ mushola sendiri, pendistribusiannya akan lebih tepat sasaran bagi warga yang membutuhkan di sekitar wilayah Pengadegan.
"Kami ingin memastikan bahwa tidak ada warga kita yang kekurangan di hari raya nanti. Dengan membayar zakat melalui UPZ Mushola Baitussalam, pengelolaan dana zakat menjadi lebih transparan dan manfaatnya langsung dirasakan oleh tetangga-tetangga kita sendiri yang berhak menerima," ujar Mahtum.
Hadir sebagai narasumber utama, Joharulloh selaku Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, memberikan pencerahan mengenai aspek syariat dan administrasi zakat fitrah. Beliau memaparkan bahwa zakat fitrah bukan sekadar penggugur kewajiban, melainkan sarana pembersih diri bagi orang yang berpuasa sekaligus bentuk kepedulian sosial. Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap UPZ di tingkat mushola harus terus dipupuk melalui edukasi yang berkelanjutan.
"Penyaluran zakat melalui UPZ resmi adalah langkah cerdas untuk mengorganisir kekuatan ekonomi umat secara berjamaah. Saya mengajak seluruh jamaah untuk tidak menunda-nunda pembayaran zakat fitrah agar amil memiliki waktu yang cukup untuk melakukan pendataan dan pendistribusian yang lebih merata serta berkualitas," ungkap Joharulloh dalam ceramahnya.
Antusiasme jamaah terlihat dari banyaknya pertanyaan yang muncul dalam sesi diskusi, mulai dari besaran zakat dalam bentuk uang hingga kriteria penerima zakat di lingkungan setempat. Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan perolehan zakat fitrah di Mushola Baitussalam dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga agar suasana Ramadan di wilayah Pengadegan semakin guyub dan penuh dengan semangat berbagi.
Acara ditutup dengan doa bersama dan komitmen dari para pengurus lingkungan untuk membantu menyosialisasikan gerakan "Bayar Zakat Fitrah di UPZ Mushola Kita" kepada warga yang belum sempat hadir. Dengan adanya koordinasi yang baik antara penyuluh agama, pengurus UPZ, dan masyarakat, diharapkan pengelolaan zakat fitrah tahun ini dapat berjalan lebih profesional dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan umat di tingkat lokal. (jhr)
