Usai Jam Dinas, Penyuluh Bimbing Iqro Anak Balita
Oleh KUA Wangon
Banyumas--Semangat mengabdi kepada masyarakat terus ditunjukkan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Wangon. Setelah menyelesaikan jam dinas, kegiatan tidak serta-merta berhenti. Penyuluh Agama tetap meluangkan waktu untuk mengajari Iqro kepada para balita sebagai bagian dari upaya menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur'an sejak usia dini. Kamis (27/08)
Kegiatan belajar Iqro tersebut berlangsung dengan suasana sederhana, santai, dan penuh keakraban. Para balita diajak mengenal huruf-huruf hijaiyah secara bertahap sesuai dengan kemampuan masing-masing. Metode pembelajaran dilakukan dengan pendekatan yang menyenangkan agar anak-anak tidak merasa terbebani saat mulai belajar membaca Al-Qur'an.
Sarif, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, mengatakan bahwa mengajarkan Al-Qur'an kepada anak-anak merupakan kegiatan yang sangat berarti. “Walaupun sudah selesai jam dinas, kalau masih bisa berbagi ilmu dan mendampingi anak-anak belajar Iqro, insyaAllah menjadi amal kebaikan. Kita ingin menanamkan kecintaan kepada Al-Qur'an sejak mereka masih kecil,” ungkapnya.
Menurut Sarif, usia balita merupakan masa yang baik untuk mulai mengenalkan nilai-nilai keagamaan. Pembelajaran yang dilakukan secara rutin dan penuh kesabaran diharapkan dapat menjadi fondasi bagi anak dalam mengenal Al-Qur'an. Ia juga mengajak para orang tua untuk terus mendampingi dan memberikan motivasi kepada anak-anak dalam belajar mengaji di rumah.
Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata bahwa tugas penyuluhan dan pembinaan umat dapat dilakukan tidak hanya pada saat jam kerja. Dengan semangat berbagi ilmu dan kepedulian terhadap pendidikan agama generasi penerus, Penyuluh Agama KUA Wangon terus berusaha hadir di tengah masyarakat. Diharapkan dari pembelajaran sederhana tersebut lahir generasi kecil yang cinta Al-Qur'an dan memiliki dasar keagamaan yang kuat.(srf)
