Wujudkan Pembelajaran Inovatif, Guru MTs Manbaul Falah Gerduren Hadiri MGMP Akidah Akhlak di MTs N 1 Banyumas
Oleh HUMAS
Banyumas – Kurotun Ahyuni, guru mata pelajaran Akidah Akhlak dari MTs Manbaul Falah Gerduren, menghadiri pertemuan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) tingkat Kabupaten Banyumas. Kegiatan yang dipusatkan di MTs Negeri 1 Banyumas ini menjadi ajang penting bagi para pendidik untuk memperbarui metode pengajaran di kelas. ?Pertemuan kali ini mengangkat tema yang sangat relevan dengan tantangan pendidikan modern, yaitu: "Implementasi Pengembangan Karakter KBC dalam Pembelajaran Efektif, Menyenangkan, dan Berbasis Digital". Selasa (05/05)
Hadir sebagai narasumber utama, Pauline Hapsari, memberikan pemaparan mendalam mengenai strategi pengajaran yang tidak hanya mengandalkan teori, tetapi juga memanfaatkan teknologi untuk menyentuh aspek emosional dan karakter siswa. Beliau menekankan bahwa karakter KBC (Kreatif, Berakhlak, Cerdas) harus menjadi fondasi utama dalam setiap interaksi digital di lingkungan madrasah.
Kehadiran Kurotun Ahyuni dalam forum ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan MTs Manbaul Falah Gerduren untuk meningkatkan kualitas lulusannya. Dalam sesi diskusi, beliau aktif mendalami cara-cara menyajikan materi Akidah Akhlak agar lebih interaktif dan tidak membosankan bagi siswa.
Beberapa poin utama yang dipelajari dalam workshop ini meliputi:
- Pemanfaatan aplikasi pembelajaran digital untuk kuis dan evaluasi akhlak.
- Teknik menciptakan suasana kelas yang menyenangkan namun tetap kondusif.
- Integrasi nilai-nilai karakter KBC dalam setiap perangkat pembelajaran (RPP/Modul Ajar).
"Materi yang disampaikan oleh Ibu Pauline sangat mencerahkan. Dengan pendekatan berbasis digital yang menyenangkan, kami berharap pesan-pesan moral dalam mata pelajaran Akidah Akhlak dapat lebih mudah diterima dan dipraktikkan oleh siswa di MTs Manbaul Falah," ujar Kurotun Ahyuni di sela-sela kegiatan.
Melalui MGMP ini, diharapkan para guru Akidah Akhlak se-Kabupaten Banyumas mampu membawa perubahan positif di madrasah masing-masing. Semangat transformasi yang dibawa oleh Kurotun Ahyuni dari pertemuan ini diharapkan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh para siswa di Gerduren, khususnya dalam membentuk pribadi yang unggul secara digital namun tetap memegang teguh akhlakul karimah.
