Arak-Arakan Mahkota Masjid Kamulyan, MTs Negeri 3 Banyumas Bersama Masyarakat Ukir Momen Bersejarah Penuh Keberkahan

Oleh MTSN3 Banyumas
SHARE

Silado — Suasana penuh khidmat, syukur, dan kebersamaan menyelimuti Desa Silado saat keluarga besar MTs Negeri 3 Banyumas bersama masyarakat menggelar Arak-Arakan Penyambutan Mahkota Masjid Kamulyan. Kegiatan ini menjadi momentum bersejarah dalam rangka mengantarkan mahkota kubah menuju Masjid Kamulyan sebagai simbol penyempurnaan pembangunan rumah Allah sekaligus wujud nyata semangat gotong royong, ukhuwah Islamiyah, dan kecintaan terhadap syiar Islam. Rabu (29/07)

Arak-arakan dimulai dari Balai Desa Silado, kemudian melintasi wilayah Karangturi hingga menuju MTs Negeri 3 Banyumas. Rombongan terdiri atas mobil pembawa mahkota kubah masjid, para tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah desa, iringan hadrah, serta warga yang dengan penuh semangat mengiringi perjalanan sambil melantunkan Shalawat Nariyah. Kumandang shalawat yang menggema sepanjang perjalanan menghadirkan suasana religius yang begitu syahdu, menjadi doa bersama agar proses pembangunan Masjid Kamulyan senantiasa diberikan kelancaran dan keberkahan oleh Allah Swt.

Momen paling berkesan terjadi ketika iring-iringan memasuki gerbang MTs Negeri 3 Banyumas. Seluruh murid bersama dewan guru dan tenaga kependidikan telah berjajar rapi menyambut kedatangan rombongan dengan penuh antusias dan kebahagiaan. Sambutan hangat tersebut menjadi cerminan bahwa madrasah tidak hanya menjadi tempat menuntut ilmu, tetapi juga wahana pendidikan karakter yang menanamkan nilai-nilai keimanan, kebersamaan, kepedulian, dan kecintaan kepada rumah Allah melalui pengalaman nyata yang akan selalu dikenang oleh para murid.

Setibanya di halaman Masjid Kamulyan, prosesi dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis pucuk mahkota berlafal "Allah". Mahkota tersebut diserahkan oleh Ketua Komite MTs Negeri 3 Banyumas, Kyai Ahmad Badrodin, bersama Kepala MTs Negeri 3 Banyumas, Sudir, kepada perwakilan tim pelaksana pembangunan masjid untuk selanjutnya dipasang pada puncak kubah Masjid Kamulyan. Prosesi sakral ini menjadi simbol bahwa pembangunan rumah Allah dilandasi semangat keikhlasan, persatuan, serta harapan agar Masjid Kamulyan menjadi pusat ibadah, dakwah, pendidikan, dan pembinaan umat.

Rangkaian seremoni berlangsung dengan penuh khidmat di bawah pimpinan Kyai Kursin Efendi Al-Ghazali, yang memandu jalannya acara dengan doa dan nasihat yang sarat makna. Kehadiran para ulama, tokoh masyarakat, pemerintah desa, keluarga besar MTs Negeri 3 Banyumas, serta masyarakat Silado semakin memperlihatkan kuatnya sinergi dalam membangun peradaban melalui kebersamaan dan nilai-nilai keislaman.

Kepala MTs Negeri 3 Banyumas, Sudir, menyampaikan bahwa keterlibatan seluruh keluarga besar madrasah dalam kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan karakter yang nyata. Melalui kegiatan seperti ini, murid tidak hanya belajar teori di ruang kelas, tetapi juga menyaksikan secara langsung nilai gotong royong, penghormatan kepada ulama, serta pentingnya memakmurkan rumah Allah sebagai bagian dari kehidupan bermasyarakat.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, seluruh hadirin larut dalam suasana yang penuh haru ketika doa dipimpin oleh Ketua Komite MTs Negeri 3 Banyumas, Kyai Ahmad Badrodin. Dengan penuh ketulusan, beliau memohon kepada Allah Swt. agar pembangunan Masjid Kamulyan diberikan kemudahan hingga selesai, dijauhkan dari segala rintangan, serta senantiasa dipenuhi keberkahan. Lantunan doa yang begitu menyentuh hati membuat seluruh peserta khusyuk menengadahkan tangan, mengamini setiap untaian harapan yang dipanjatkan. Momen tersebut menjadi penutup yang sangat berkesan sekaligus menguatkan keyakinan bahwa setiap ikhtiar dalam membangun rumah Allah akan selalu menghadirkan keberkahan bagi seluruh umat.

Arak-Arakan Mahkota Masjid Kamulyan bukan sekadar prosesi mengantarkan mahkota menuju puncak kubah, melainkan sebuah catatan sejarah yang mempertemukan ulama, pemerintah desa, masyarakat, dan keluarga besar MTs Negeri 3 Banyumas dalam satu langkah dan satu tujuan mulia. Semangat kebersamaan yang terjalin pada hari ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai keislaman, serta menghidupkan masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan peradaban yang membawa rahmat bagi seluruh masyarakat.(HumasMTsN3).