Awali November dengan Semangat Positif, Penghulu dan Penyuluh KUA Jatilawang Diskusikan Makna Bersyukur, Berbahagia, dan Bersabar dalam Bekerja
Jatilawang – Mengawali bulan November 2026, Penghulu dan Penyuluh Agama Islam KUA Jatilawang mengadakan diskusi dan refleksi bersama tentang pentingnya menanamkan sikap bersyukur, berbahagia, dan bersabar dalam menghadapi berbagai pekerjaan dan tanggung jawab kedinasan. Senin (02/11)
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Kantor KUA Jatilawang tersebut menjadi ruang berbagi pemikiran, pengalaman, sekaligus penguatan motivasi bagi para pegawai dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam diskusi tersebut, dibahas tiga nilai penting yang perlu menjadi landasan dalam bekerja. Pertama, bersyukur atas amanah, kesempatan, dan kepercayaan yang telah diberikan. Kedua, berbahagia dalam menjalankan pekerjaan dengan membangun suasana kerja yang positif, penuh keikhlasan, dan kebersamaan. Ketiga, bersabar ketika menghadapi tantangan, perbedaan pendapat, serta berbagai persoalan dalam pelaksanaan tugas.
Penghulu dan Penyuluh Agama Islam sepakat bahwa pekerjaan bukan sekadar rutinitas dan kewajiban administratif, melainkan juga bagian dari ibadah dan pengabdian. Oleh karena itu, setiap tugas hendaknya dijalani dengan hati yang lapang, pikiran yang jernih, serta semangat untuk memberikan pelayanan terbaik.
Melalui diskusi tersebut, diharapkan seluruh pegawai KUA Jatilawang semakin mampu menjaga kekompakan, memperkuat komitmen, dan menghadirkan suasana kerja yang harmonis.
Mengawali November dengan tiga bekal kehidupan: bersyukur ketika menerima amanah, berbahagia ketika menjalankan tugas, dan bersabar ketika menghadapi ujian pekerjaan. Sebab, pekerjaan yang dijalani dengan ikhlas, disertai kebersamaan dan niat karena Allah SWT, insyaallah akan membawa keberkahan.
