Penyuluh Ajak Jamaah MT As Salam Amalkan Ibadah Ringan yang Dicintai Allah
Jatilawang – Tidak semua amal saleh harus dilakukan dengan sesuatu yang besar dan berat. Ada amalan sederhana yang mudah dikerjakan, tetapi memiliki nilai istimewa di sisi Allah SWT apabila dilakukan dengan ikhlas dan istiqamah. Pesan inilah yang disampaikan Muhammad Taubah, Penyuluh Agama Islam KUA Jatilawang, saat mengisi kegiatan bimbingan dan penyuluhan agama di Majelis Taklim (MT) As Salam dengan materi “Amal Ibadah yang Ringan yang Dicintai Allah.” Senin (02/11)
Dalam penyampaiannya, Muhammad Taubah mengajak jamaah untuk tidak meremehkan kebaikan sekecil apa pun. Senyum yang tulus, zikir yang senantiasa terucap, membantu sesama, menjaga lisan, serta membiasakan istigfar merupakan amalan sederhana yang dapat menghiasi kehidupan seorang muslim.
Ia menekankan bahwa kecintaan Allah tidak semata-mata diraih melalui banyaknya amal yang dilakukan sesaat, tetapi juga melalui kesungguhan menjaga kebaikan secara berkelanjutan. Karena itu, jamaah diajak membangun kebiasaan ibadah sesuai kemampuan, tanpa kehilangan semangat untuk terus memperbaiki diri.
Melalui bimbingan tersebut, jamaah diharapkan semakin memahami bahwa jalan menuju rida Allah terbuka melalui berbagai kebaikan sederhana. Sebab, boleh jadi amalan yang tampak kecil di mata manusia justru bernilai besar di hadapan-Nya ketika dikerjakan dengan hati yang ikhlas.
Pada akhirnya, bukan beratnya amal yang semata-mata menentukan kemuliaan seorang hamba, melainkan ketulusan hati dan kesetiaannya menjaga kebaikan. Sebab, langkah kecil yang terus istiqamah dapat menjadi jalan panjang menuju cinta dan rida Allah SWT.
