Kunjungan Edukasi Murid RA Kalisalak ke Polsek
Kebasen – Suasana gerimis tidak menyurutkan semangat dan keceriaan murid-murid RA Kalisalak dalam mengikuti kegiatan kunjungan edukasi ke sejumlah fasilitas umum di wilayah Kecamatan Kebasen. Dengan penuh antusias, anak-anak mengunjungi Stasiun Kebasen, Polsek Kebasen, dan Koramil Kebasen untuk mengenal lebih dekat lingkungan serta berbagai fasilitas pelayanan masyarakat. Sabtu (31/10)
Kegiatan yang diikuti oleh 58 murid bersama 6 orang guru pendamping ini berlangsung tanpa didampingi orang tua. Meski demikian, anak-anak tetap tampak ceria, bersemangat, dan menikmati setiap rangkaian kegiatan. Kunjungan ini menjadi pengalaman belajar yang berbeda karena anak-anak berkesempatan melihat dan mengenal secara langsung tempat-tempat yang selama ini mungkin hanya mereka ketahui melalui cerita atau gambar.
Kunjungan pertama dilaksanakan di Stasiun Kebasen. Di tempat ini, murid-murid mendapatkan penjelasan mengenai prosedur perjalanan menggunakan kereta api, mulai dari persiapan sebelum keberangkatan, tata cara membeli dan menggunakan tiket, ketentuan yang harus dipatuhi penumpang, hingga pentingnya menjaga keselamatan dan menaati aturan selama berada di lingkungan stasiun.
Perjalanan edukasi kemudian dilanjutkan ke Polsek Kebasen. Anak-anak diperkenalkan dengan lingkungan kepolisian serta berbagai perlengkapan yang berkaitan dengan tugas kepolisian. Mereka juga mendapatkan pengarahan mengenai pentingnya menjaga keselamatan diri, bersikap waspada, mematuhi aturan, serta mengenal polisi sebagai sosok pelindung dan pengayom masyarakat.
Selanjutnya, rombongan mengunjungi Koramil Kebasen untuk mengenal lebih dekat lingkungan TNI dan perannya dalam menjaga keamanan serta membantu masyarakat. Melalui kunjungan ini, anak-anak diharapkan tumbuh dengan sikap menghargai profesi dan memiliki rasa cinta terhadap bangsa dan negara.
Kepala RA Kalisalak, Umi Kholifatun, menjelaskan bahwa kegiatan kunjungan edukasi ini merupakan bagian dari program kokurikuler dengan topik Fasilitas Umum. Kegiatan tersebut dirancang agar murid tidak hanya memperoleh pengetahuan melalui pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman nyata dengan mengamati dan berinteraksi langsung dengan lingkungan sekitar.
“Melalui kunjungan edukasi ini, kami ingin anak-anak semakin mengenal dan memahami berbagai fasilitas umum yang ada di lingkungan masyarakat, mengetahui fungsi dan manfaatnya, serta belajar bagaimana menggunakan fasilitas tersebut dengan baik dan benar. Pengetahuan ini diharapkan menjadi bekal berharga bagi anak-anak ketika mereka tumbuh dewasa dan kelak menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Umi Kholifatun.
Ia menambahkan bahwa pengalaman belajar di luar kelas juga memberikan kesempatan kepada anak untuk mengembangkan keberanian, kemandirian, kedisiplinan, kemampuan berkomunikasi, serta sikap menghargai orang-orang yang menjalankan berbagai profesi pelayanan masyarakat.
Kegiatan ini sejalan dengan kebijakan kurikulum nasional, khususnya Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 sebagai perubahan atas Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024. Regulasi tersebut memberikan ruang bagi satuan pendidikan untuk mengembangkan kegiatan kokurikuler melalui pembelajaran kolaboratif dan pengalaman belajar yang bermakna.
Selain itu, pendekatan ini juga relevan dengan teori belajar konstruktivisme yang menekankan bahwa anak membangun pemahamannya melalui pengalaman dan interaksi langsung dengan lingkungan. Hal ini sejalan dengan prinsip pembelajaran PAUD yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.
Melalui kegiatan ini, RA Kalisalak berharap pembelajaran tidak hanya menjadi kegiatan rutin di dalam kelas, tetapi juga hadir di tengah kehidupan masyarakat. Sebab, lingkungan sekitar merupakan sumber belajar yang kaya akan pengalaman dan pengetahuan bagi anak usia dini. Belajar tidak harus selalu di dalam kelas. Dengan melihat, mengalami, bertanya, dan berinteraksi secara langsung, anak-anak mendapatkan pengalaman berharga yang akan menjadi bekal bagi kehidupannya kelak.
