HUT RI #81

Bekali Catin Filosofi Sakinah, Penyuluh Tekankan Pentingnya Kelola Psikologi Keluarga

K
KUA SUMPIUH
27 Feb 2026
28x dibaca
SHARE

Banyumas – KUA Sumpiuh terus berkomitmen mewujudkan ketahanan keluarga bagi masyarakatnya. Hal ini terlihat dalam sesi Bimbingan Perkawinan (Binwin) Mandiri yang dilaksanakan pada hari ini di Balai Nikah KUA Sumpiuh. Jumat (27/02)

Hadir sebagai narasumber, Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Sumpiuh, Al Iproh, memberikan pembekalan intensif kepada pasangan calon pengantin (catin), Ahmad Mubakir dan Sutarni, yang berasal dari Desa Banjarpanepen.

Dalam materinya, Al Iproh menekankan bahwa keluarga sakinah bukan sekadar jargon, melainkan sebuah kondisi ideal yang harus diupayakan melalui kesadaran spiritual dan kerja sama tim antara suami dan istri.

"Keluarga sakinah adalah keluarga yang tenang, penuh cinta (mawaddah), dan kasih sayang (rahmah). Fondasi utamanya adalah niat ibadah dan saling menerima kelebihan serta kekurangan pasangan," tutur beliau di hadapan peserta.

Selain aspek religius, sesi ini secara khusus membedah pentingnya mengelola psikologi keluarga. Al Iproh menjelaskan bahwa dinamika emosi dalam rumah tangga seringkali menjadi pemicu konflik jika tidak dikelola dengan baik.

Beberapa poin penting yang disampaikan antara lain:

  • Komunikasi Empatik: Mendengarkan pasangan dengan hati, bukan sekadar membalas argumen.

  • Manajemen Konflik: Cara menyikapi perbedaan pendapat tanpa harus merusak harmoni.

  • Adaptasi Peran: Memahami fase transisi dari masa lajang menuju kehidupan berumah tangga.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi modal berharga bagi Ahmad Mubakir dan Sutarni dalam mengarungi bahtera rumah tangga, sehingga mampu menghadapi tantangan zaman dan menciptakan lingkungan keluarga yang sehat secara mental dan spiritual.

Sesi ditutup dengan doa bersama dan diskusi interaktif terkait kesiapan mental calon pengantin sebelum menuju hari sakral pernikahan.