HUT RI #81

Bimluh MT Al Istiqomah Wangon, Penyuluh Sampaikan Keutamaan Tadarus Al-Quran dalam Tasyakuran Khotmil Quran

K
KUA Wangon
19 Okt 2026
11x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 19-10-2026 16:19
SHARE

 

Wangon – Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, Sarif, melaksanakan bimbingan dan penyuluhan (Bimluh) pada kegiatan Majelis Taklim (MT) Al Istiqomah Wangon dalam rangka tasyakuran Khotmil Qur’an. Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh rasa syukur atas selesainya pembacaan Al-Qur’an. Pada kesempatan tersebut, Sarif menyampaikan materi tentang keutamaan tadarus Al-Qur’an sebagai upaya mendorong jamaah agar semakin mencintai, membaca, dan mengamalkan kitab suci dalam kehidupan sehari-hari. Senin (19/10)

Dalam penyampaiannya, Sarif menjelaskan bahwa tadarus Al-Qur’an bukan sekadar membaca ayat demi ayat, tetapi juga menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperkuat keimanan, serta menenangkan hati. Membaca Al-Qur’an secara rutin, terlebih jika disertai usaha memahami maknanya, dapat menjadi bekal spiritual dalam menjalani kehidupan. Karena itu, momentum tasyakuran Khotmil Qur’an diharapkan tidak menjadi akhir dari kegiatan membaca Al-Qur’an, melainkan awal untuk semakin istiqamah bertadarus.

Sarif menyampaikan bahwa keutamaan Al-Qur’an dapat dirasakan ketika umat Islam menjadikannya sebagai pedoman hidup. “Khatam Al-Qur’an merupakan nikmat yang patut kita syukuri. Namun, yang tidak kalah penting adalah menjaga kebiasaan membaca Al-Qur’an setelah khatam, memahami pesan-pesannya, dan berusaha mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Semoga kegiatan ini semakin menumbuhkan kecintaan kita kepada Al-Qur’an,” ungkap Sarif.

Jamaah MT Al Istiqomah Wangon menyambut baik penyampaian materi tersebut. Mereka berharap kegiatan tadarus dan majelis taklim dapat terus berlangsung secara rutin sehingga menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan pemahaman keagamaan. Tasyakuran Khotmil Qur’an juga menjadi bentuk rasa syukur dan kebersamaan jamaah atas ikhtiar bersama dalam membaca Al-Qur’an hingga selesai. Semangat tersebut diharapkan dapat menular kepada keluarga dan lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan Bimluh ini, KUA Wangon terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui pembinaan keagamaan yang bermanfaat dan berkelanjutan. Penyampaian materi tentang keutamaan tadarus Al-Qur’an diharapkan mampu menguatkan semangat jamaah untuk terus membaca, mempelajari, dan mengamalkan ajaran Islam. Dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, masyarakat diharapkan semakin kokoh dalam keimanan, berakhlak mulia, dan mampu menjaga kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat.(srf)