Binwin Mandiri KUA Sumpiuh: Kokohkan Pilar Perkawinan untuk Cetak Generasi Tangguh Bebas Stunting
Oleh HUMAS
Banyumas – Sebagai langkah nyata dalam mempersiapkan pasangan calon pengantin (catin) menuju jenjang pernikahan yang kokoh dan berkualitas, Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Sumpiuh, Siti Nurkharisah, menggelar bimbingan perkawinan (Binwin) secara mandiri. Kegiatan bimbingan ini diberikan khusus kepada pasangan catin Muhammad Ibnu Ashar dan Chikmatul Khoiriyah yang berasal dari Desa Kemiri. Kamis (09/07)
Dalam sesi bimbingan tersebut, Siti Nurkharisah mengusung tema yang sangat krusial bagi masa depan bangsa, yaitu: "Pilar Perkawinan yang Sehat sebagai Modal untuk Generasi yang Sehat, Tangguh, dan Bebas Stunting."
Di hadapan pasangan calon pengantin, Siti Nurkharisah menekankan bahwa sebuah pernikahan tidak hanya sekadar menyatukan dua hati, melainkan sebuah komitmen besar untuk membangun peradaban kecil yang kuat dari rumah tangga.
"Keluarga yang sehat dan tangguh lahir dari pilar perkawinan yang kokoh. Pemahaman tentang kesehatan reproduksi, kesiapan mental, finansial, serta pemenuhan gizi yang baik sejak masa kehamilan adalah kunci utama untuk mencegah stunting demi melahirkan generasi emas yang tangguh," ujar Siti Nurkharisah dalam bimbingannya.
Melalui bimbingan mandiri ini, KUA Sumpiuh terus berkomitmen penuh dalam mendukung program pemerintah guna menekan angka stunting sejak dini. Pasangan Muhammad Ibnu Ashar dan Chikmatul Khoiriyah pun mengikuti jalannya materi dengan penuh antusias, siap melangkah ke pelaminan dengan bekal ilmu yang mumpuni untuk membangun keluarga sakinah, mawaddah, warahmah yang sehat secara lahir dan batin.
