Care Friday ABC Perkuat Implementasi PAI SMAN 1 Sumpiuh

Oleh HUMAS
SHARE

Sumpiuh - SMA Negeri 1 Sumpiuh terus memperkuat implementasi dan habituasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui program Care Friday ABC yang merupakan akronim dari Agama, Bersih-bersih, dan Ceria. Program tersebut menjadi salah satu ikhtiar sekolah dalam membangun karakter peserta didik melalui pembiasaan positif yang dilakukan secara konsisten. Hal itu disampaikan Kepala SMAN 1 Sumpiuh dan Guru PAI saat visitasi Pengawas PAI Kankemenag Kabupaten Banyumas. Senin (10/08).

Pengawas PAI Kankemenag Kabupaten Banyumas, Dudiyono, menyampaikan bahwa guru PAI memiliki posisi strategis sebagai role model bagi peserta didik. Karena itu, guru PAI diharapkan senantiasa menguatkan kualitas ibadah sekaligus meningkatkan habituasi nilai-nilai PAI dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah. Menurutnya, pembelajaran PAI hendaknya dikemas secara asyik, menarik, kontekstual, dan mampu menyentuh kehidupan peserta didik sehingga nilai-nilai agama tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga diwujudkan dalam sikap dan perilaku.

Kepala SMAN 1 Sumpiuh, Agung Cahyono, menegaskan bahwa Guru PAI memiliki peran yang sangat strategis dalam pembentukan karakter peserta didik. Melalui Care Friday ABC, sekolah berupaya menghadirkan pembiasaan yang mencakup aspek keagamaan, kebersihan, dan keceriaan secara terpadu. Program tersebut diharapkan mampu menciptakan suasana sekolah yang religius, bersih, nyaman, sekaligus menyenangkan bagi seluruh warga sekolah.

Sementara itu, Guru PAI SMAN 1 Sumpiuh, Djubaidah, menyampaikan bahwa berbagai kegiatan habituasi dapat berjalan dengan baik berkat sinergitas seluruh pihak di sekolah. Pembiasaan tersebut antara lain salat Zuhur dan Asar berjamaah, infak Jumat, salat Duha bersama, serta berbagai kegiatan keagamaan lainnya. “Seluruh kegiatan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk membentuk generasi hebat, religius, dan berkarakter,” ujarnya. Sinergi antara guru, peserta didik, dan seluruh warga sekolah menjadi kekuatan penting dalam menjadikan implementasi PAI semakin nyata dalam budaya sekolah.