Duka Menyatukan Keluarga Besar MTs Negeri 3 Banyumas, Menguatkan Ikatan Persaudaraan di Tengah Musibah
Oleh MTSN3 Banyumas
Banyumas – Keluarga besar MTs Negeri 3 Banyumas tengah diselimuti suasana duka yang mendalam. Ayahanda dari petugas keamanan (security) MTs Negeri 3 Banyumas, Andrisia Maulana, yaitu Bapak Mulyono atau yang akrab disapa Mbah Mul, berpulang ke rahmatullah pada Rabu malam (5/8/2026) sekitar pukul 23.00 WIB akibat kecelakaan saat berada di Provinsi Aceh. Kepergian almarhum meninggalkan kesedihan yang begitu mendalam, tidak hanya bagi keluarga tercinta, tetapi juga bagi seluruh keluarga besar MTs Negeri 3 Banyumas yang selama ini mengenal dan turut merasakan perjuangan keluarga Bapak Andrisia. Kamis (06/08)
Almarhum diketahui sedang menjalankan tugas mulia sebagai bagian dari pembangunan Sekolah Rakyat di Tanah Rencong, Aceh. Di tengah ikhtiar membangun sarana pendidikan demi kemajuan anak bangsa, takdir Allah SWT menetapkan perjalanan hidup beliau berakhir di tanah perantauan. Kabar duka tersebut menyebar dengan cepat di lingkungan madrasah dan sontak menghadirkan rasa kehilangan yang mendalam. Bagi keluarga besar MTs Negeri 3 Banyumas, kepergian Mbah Mul bukan sekadar kabar duka, tetapi juga menjadi pengingat bahwa setiap perjuangan dan pengabdian adalah amal yang insya Allah bernilai di sisi-Nya.
Begitu kabar diterima, tanpa menunggu instruksi ataupun ajakan resmi, para rekan dari unsur Tata Usaha, guru, dan tenaga kependidikan yang sedang tidak memiliki jadwal mengajar segera berinisiatif mendatangi rumah duka di Silado. Kehadiran mereka bukan hanya sebagai bentuk belasungkawa, melainkan juga sebagai wujud nyata kebersamaan, kepedulian, dan persaudaraan yang telah lama tumbuh di lingkungan MTs Negeri 3 Banyumas. Doa-doa dipanjatkan, pelukan penguat diberikan, serta kata-kata penyemangat disampaikan kepada Bapak Andrisia dan keluarga agar diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah yang begitu berat.
Hingga berita ini ditulis, jenazah almarhum masih dalam perjalanan dari Aceh menuju kediaman keluarga di Silado, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas. Seluruh keluarga besar MTs Negeri 3 Banyumas turut menanti kepulangan almarhum dengan iringan doa, berharap proses pemulangan berjalan lancar hingga beliau dapat dimakamkan di kampung halaman tercinta. Suasana haru menyelimuti setiap doa yang dipanjatkan, mengiringi perjalanan terakhir seorang ayah yang wafat ketika sedang berikhtiar memberikan manfaat bagi dunia pendidikan.
Peristiwa ini sekaligus memperlihatkan bahwa MTs Negeri 3 Banyumas bukan sekadar tempat bekerja dan menimba ilmu, melainkan sebuah keluarga besar yang saling menguatkan dalam suka maupun duka. Kepedulian yang tumbuh secara spontan dari seluruh warga madrasah menjadi bukti bahwa nilai ukhuwah, gotong royong, dan rasa memiliki telah tertanam kuat di lingkungan madrasah. Kebersamaan seperti inilah yang menjadi kekuatan utama dalam membangun lingkungan kerja yang harmonis, penuh kasih sayang, dan saling menopang ketika salah satu anggota keluarga besar sedang menghadapi cobaan.
Keluarga besar MTs Negeri 3 Banyumas turut mendoakan semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum Mulyono, melapangkan kuburnya, mengampuni segala khilaf dan dosa-dosanya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga perjuangan beliau dalam membangun fasilitas pendidikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya hingga akhir zaman. Kepada Bapak Andrisia Maulana beserta seluruh keluarga yang ditinggalkan, semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesabaran, keikhlasan, dan kekuatan dalam menghadapi ujian ini. Semoga almarhum husnul khatimah dan memperoleh rahmat serta kemuliaan dari Allah SWT.(HumasMTsN3).
