Dzikir, Doa, dan Kultum Usai Dzuhur, MTsN 3 Banyumas Tanamkan Karakter Religius Sejak Dini
Banyumas – Pendidikan sejati tidak hanya berbicara tentang kecerdasan intelektual, tetapi juga tentang bagaimana membentuk hati yang senantiasa dekat dengan Allah Swt. Suasana khusyuk dan penuh kesejukan spiritual terasa di Mushala Al-Mujahidin MTs Negeri 3 Banyumas, ketika seluruh murid kelas 7C mengikuti kegiatan “Mengetuk Pintu Langit Sejenak” setelah pelaksanaan salat Dzuhur berjamaah. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembiasaan religius yang terus dikembangkan madrasah untuk menanamkan nilai keimanan dan ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari. Rabu (04/11)
Dengan didampingi guru pembimbing, Riyadul Maki Aji Mahardika, para murid mengikuti rangkaian kegiatan yang meliputi dzikir bersama, pembacaan Asmaul Husna, doa, dan kultum singkat. Seusai salat Dzuhur, para murid tidak langsung meninggalkan mushala, tetapi meluangkan waktu sejenak untuk bermunajat, mengingat kebesaran Allah, serta memohon kebaikan dan keberkahan dalam setiap aktivitas. Suasana kebersamaan yang terbangun menghadirkan pengalaman spiritual sederhana, tetapi sarat dengan nilai pendidikan.
Rangkaian dzikir dan Asmaul Husna menjadi sarana bagi murid untuk membiasakan lisan dan hati senantiasa mengingat Allah Swt. Doa bersama dipanjatkan sebagai ikhtiar memohon kemudahan dalam menuntut ilmu, ketajaman pemahaman, kelancaran belajar, kesehatan, serta keberkahan ilmu yang diperoleh. Sementara itu, kultum singkat memberikan penguatan pesan-pesan keislaman, terutama tentang pentingnya menjaga ibadah, menghormati guru dan orang tua, membangun akhlak mulia, serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam pergaulan sehari-hari.
Riyadul Maki Aji Mahardika menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas setelah salat berjamaah, melainkan bagian dari proses pendidikan karakter yang perlu ditanamkan secara konsisten. Melalui pembiasaan tersebut, murid diharapkan memiliki kesadaran untuk beribadah bukan karena diperintah atau diawasi, tetapi tumbuh dari hati dan kebutuhan diri sendiri. Kebiasaan meluangkan waktu untuk berdzikir dan berdoa juga diharapkan mampu membentuk pribadi yang lebih tenang, disiplin, rendah hati, serta memiliki keseimbangan antara kesungguhan belajar dan kedekatan spiritual kepada Allah Swt.
Program “Mengetuk Pintu Langit Sejenak” sekaligus menjadi wujud komitmen MTs Negeri 3 Banyumas dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter religius dan akhlakul karimah. Madrasah meyakini bahwa kecerdasan tanpa landasan moral dan spiritual belum cukup untuk membekali generasi masa depan. Oleh karena itu, pembiasaan keagamaan melalui kegiatan sederhana, terarah, dan berkelanjutan menjadi bagian penting dalam membangun budaya madrasah yang religius, harmonis, dan penuh keberkahan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap murid semakin memahami bahwa keberhasilan dalam belajar tidak hanya ditentukan oleh usaha, kedisiplinan, dan kesungguhan, tetapi juga perlu diiringi doa serta tawakal kepada Allah Swt. Sebab, ada saatnya aktivitas harus dijeda, kesibukan harus diredam, dan hati perlu kembali dihadapkan kepada Sang Pencipta. Dari Mushala Al-Mujahidin, doa-doa dipanjatkan, harapan-harapan dititipkan, dan karakter generasi berakhlak mulia terus ditumbuhkan. Mengetuk Pintu Langit Sejenak: membiasakan dzikir, menghidupkan doa, menguatkan iman, dan menjemput keberkahan ilmu.
MTs Negeri 3 Banyumas – Madrasah KEREN NG’TREN!
