HUT RI #81

Getaran Cinta Santri TPQ Hidayatussibyan Somakaton dan Penyuluh Agama Islam Somagede

KUA Somagede
KUA Somagede
18 Feb 2026
35x dibaca
SHARE

Pernahkah Anda melihat air mata haru jatuh tepat sebelum gelak tawa di depan sajian tumpeng yang melimpah? Itulah suasana magis yang menyelimuti Desa Somakaton baru-baru ini. Di ambang pintu bulan suci Ramadhan, Penyuluh Agama Islam fungsional Kecamatan Somagede bersama para santri TPQ Hidayatussibyan menggelar acara Targhib Ramadhan. Bukan sekadar seremoni penyambutan, acara ini menjadi panggung bagi anak-anak untuk belajar arti syukur, hormat kepada orang tua, dan indahnya berbagi dalam tradisi "kepungan".

Mengapa Targhib Ramadhan Begitu Penting bagi Anak-Anak?
Targhib secara bahasa berarti "menyenangkan" atau "memberi semangat". Bagi santri usia dini, Ramadhan terkadang terasa berat karena tantangan lapar dan haus. Oleh karena itu, Penyuluh Agama Islam Somagede mengambil langkah strategis: membangun atmosfer positif agar anak-anak merindukan Ramadhan.

Tujuannya jelas: agar mereka tidak melihat puasa sebagai beban, melainkan sebagai festival ketaatan yang penuh kegembiraan. Melalui pendekatan psikologis dan spiritual, kegiatan ini menanamkan memori indah yang akan mereka bawa hingga dewasa nanti.

Dari Makanan Kecil hingga Tumpeng "Kepungan"
Salah satu sorotan utama dalam kegiatan di TPQ Hidayatussibyan adalah dukungan luar biasa dari para wali santri. Mereka membuktikan bahwa pendidikan karakter anak adalah tanggung jawab bersama.

1. Tradisi Kepungan yang Guyub
Wali santri secara sukarela menyiapkan berbagai sajian. Mulai dari makanan kecil yang bervariasi hingga tumpeng nasi kuning yang megah. Istilah "kepungan" atau makan bersama dalam satu wadah/lingkaran besar bukan hanya soal mengenyangkan perut, tapi simbol persatuan dan kesetaraan di mata Allah SWT.

2. Gotong Royong Tanpa Pamrih
Antusiasme ini terlihat dari cara para ibu menyiapkan hidangan sejak pagi. Kesibukan di dapur umum darurat tersebut menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Somakaton sangat menjunjung tinggi nilai-selai kebersamaan dalam menyambut bulan mulia.

Maaf, Syukur, dan Hormat kepada Orang Tua
Inti dari arahan PAI Somagede dalam kegiatan ini adalah penanaman adab (etika). Sebelum memasuki bulan suci yang penuh ampunan, para santri diajak untuk "membersihkan" hubungan mereka dengan orang tua.

Ungkapan Syukur: Santri diajak menyadari betapa besarnya pengorbanan orang tua dalam memfasilitasi mereka belajar mengaji di TPQ.

Permohonan Maaf: Suasana berubah syahdu saat anak-anak memberanikan diri meminta maaf atas segala kenakalan dan kekhilafan mereka selama setahun terakhir.

Menghormati Orang Tua (Birrul Walidain): Penyuluh Agama Islam Somagede menekankan bahwa kunci keberkahan puasa seorang anak terletak pada ridha ayah dan ibunya. Tanpa hormat kepada orang tua, ibadah terasa hambar.

Kegiatan Targhib Ramadhan ini ditutup dengan prosesi yang sangat emosional: bersalam-salaman. Anak-anak mencium tangan orang tua mereka dengan penuh takzim, diikuti dengan pelukan hangat yang mencairkan segala ketegangan.

Setelah prosesi spiritual selesai, suasana kembali meriah dengan sesi makan bersama. Sajian "kepungan" dinikmati dengan penuh suka cita. Rasa lelah menyiapkan tumpeng terbayar lunas dengan senyum lebar para santri yang siap menyongsong fajar pertama Ramadhan.

Kegiatan seperti yang dilakukan TPQ Hidayatussibyan dan Penyuluh Agama Islam Somagede adalah fondasi penting bagi ketahanan keluarga Muslim. Jika hubungan orang tua dan anak sudah harmonis sejak sebelum Ramadhan, maka dinamika ibadah di dalam rumah selama sebulan penuh akan terasa jauh lebih ringan dan indah.

Mari kita jadikan Ramadhan tahun ini sebagai momentum untuk kembali memuliakan orang tua dan mempererat ikatan dengan anak-anak kita melalui tradisi-tradisi lokal yang penuh makna.

Targhib Ramadhan di Somakaton adalah perpaduan antara edukasi agama, pelestarian budaya kepungan, dan penguatan ikatan keluarga. Dengan dukungan penuh wali santri, Penyuluh Agama Islam Somagede sukses menciptakan ekosistem belajar yang menyenangkan bagi para calon generasi shalih.

Sudahkah Anda meminta maaf kepada orang tua atau memberikan pelukan hangat kepada anak Anda hari ini sebagai persiapan Ramadhan?

Ingin update kegiatan keagamaan menarik atau tips parenting islami lainnya? Pastikan Anda terus mengikuti artikel-artikel terbaru dari https://kuasomagede23.blogspot.com/ Kami hadir untuk memberikan inspirasi dan informasi berkualitas untuk Anda.