Isi Kemerdekaan dengan Aksi Nyata, Penyuluh KUA Gumelar Sampaikan Khotbah Sentral di Masjid Besar Miftahul Huda
Oleh HUMAS
Banyumas – Suasana pelaksanaan ibadah salat Jumat di Masjid Besar Miftahul Huda, Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas, terasa istimewa pada Jumat Manis ini. Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Gumelar hadir sebagai khatib mimbar guna menyampaikan pesan-pesan keagamaan sekaligus kebangsaan di hadapan ratusan jemaah. Jumat (07/08)
Kehadiran Penyuluh KUA di mimbar utama Masjid Besar Miftahul Huda ini merupakan bagian dari program kerja sama rutin yang terjalin antara KUA Gumelar dengan Pengurus Takmir Masjid Besar Miftahul Huda. Kolaborasi ini dijadwalkan secara berkala setiap pasaran Jumat Manis sebagai upaya memperkuat sinergi antara ulama, umara, dan masyarakat.
Dalam khotbahnya yang mengusung tema "Mengisi Kemerdekaan dengan Bersyukur Secara Nyata", khatib mengajak seluruh jemaah untuk menyikapi nikmat kemerdekaan Republik Indonesia tidak sekadar dengan seremoni atau perayaan fisik semata, melainkan melalui refleksi spiritual dan tindakan konkret.
"Rasa syukur atas nikmat kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan dan ulama terdahulu harus diwujudkan secara nyata (syukur bil 'amal). Kemerdekaan ini adalah amanah besar dari Allah SWT yang perlu kita jaga dengan meningkatkan ketaqwaan, mempererat ukhuwah islamiyah, serta berkontribusi positif bagi kemajuan masyarakat di lingkungan sekitar," ujar Penyuluh KUA Gumelar di atas mimbar.
Lebih lanjut, dalam narasi khotbah disampaikan tiga poin utama dalam mengimplementasikan syukur kemerdekaan di kehidupan sehari-hari:
1. Menjaga Kedamaian dan Kerukunan: Merawat toleransi serta persatuan di tengah perbedaan antarwarga masyarakat.
2. Penguatan Ekonomi dan Sosial: Saling membantu sesama warga yang membutuhkan melalui optimalisasi zakat, infak, dan sedekah.
3. Peningkatan Kualitas Diri: Mengisi waktu dengan kegiatan produktif, memperdalam ilmu agama, serta mencetak generasi muda yang berakhlak mulia.
Kepala KUA Gumelar menyampaikan bahwa kerja sama rutin pada Jumat Manis ini merupakan sarana efektif untuk mengedukasi masyarakat terkait program-program keagamaan pemerintah sekaligus menyerap aspirasi jemaah.
"Kami ingin KUA tidak hanya dikenal sebagai tempat pelayanan administratif seperti pernikahan saja, tetapi juga hadir langsung di tengah-tengah masyarakat memberikan pencerahan, pembinaan, dan merawat nilai-nilai keagamaan serta kebangsaan," ungkapnya.
Pihak Takmir Masjid Besar Miftahul Huda pun menyambut baik dan mengapresiasi konsistensi sinergi ini. Diharapkan, kolaborasi rutin ini terus berlanjut guna memakmurkan masjid serta menghadirkan iklim keagamaan yang sejuk, damai, dan berkemajuan di wilayah Kecamatan Gumelar.
