HUT RI #81

Jaga Kesehatan Ruhani, Penyuluh Bedah Strategi Membentuk Qolbun Salim

K
KUA PURWOKERTO TIMUR
02 Mar 2026
36x dibaca
SHARE

Purwokerto – Puluhan jamaah menghadiri Masjid Muttaqin, Kelurahan Mersi, untuk mengikuti kajian rutin yang dibawakan oleh Mohammad Yusup, Penyuluh Agama Islam Purwokerto Timur. Dalam kesempatan tersebut, beliau mengangkat tema yang sangat krusial bagi kehidupan seorang muslim, yakni "Agar Hati Menjadi Sehat (Salim)". Minggu (01/03)

Dalam paparannya, Mohammad Yusup menjelaskan bahwa kualitas hidup seseorang sangat ditentukan oleh kondisi hatinya. Mengutip pemikiran ulama, beliau membagi hati manusia ke dalam tiga kategori utama:

  1. Qolbun Salim (Hati yang Sehat): Hati yang selamat, bersih dari syirik, dan selalu terpaut pada rida Allah.
  2. Qolbun Marid (Hati yang Sakit): Hati yang masih memiliki iman, namun tercampur dengan penyakit hati seperti sombong, iri, dan keraguan.
  3. Qolbun Mayit (Hati yang Mati): Hati yang telah membatu, tidak lagi mengenal Tuhannya, dan tidak tersentuh oleh hidayah.

"Hati adalah kemudi bagi jasad. Jika hatinya sehat, maka seluruh perbuatannya akan baik. Namun jika hatinya mati, maka ia akan kehilangan arah dalam menjalani kehidupan dunia dan akhirat," ujar Mohammad Yusup.

Untuk mencapai derajat Qolbun Salim, Mohammad Yusup membagikan tujuh tips praktis yang dapat diamalkan oleh jamaah dalam kehidupan sehari-hari:

  • Nutrisi Iman & Obat Al-Qur'an: Menjadikan Al-Qur'an sebagai bacaan utama sekaligus penawar kegelisahan.
  • Dzikir Berkelanjutan: Senantiasa mengingat Allah dalam setiap tarikan napas agar hati merasa tenang.
  • Hanya Bergantung pada Allah: Melepaskan ketergantungan kepada makhluk dan bersandar sepenuhnya kepada Sang Khalik.
  • Selektif dalam Pergaulan: Pandai mencari teman yang membawa pengaruh positif dan saling mengingatkan dalam kebaikan.
  • Ikhlas & Muraqabah: Selalu merasa diawasi oleh Allah sehingga terjaga dari perbuatan maksiat.
  • Menjaga Pola Makan: Tidak makan secara berlebihan (terlalu kenyang) karena dapat menumpulkan ketajaman hati.
  • Istirahat Berkualitas: Menjaga pola tidur yang cukup agar fisik dan ruhani tetap prima dalam beribadah.

Kajian ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang interaktif. Para jamaah tampak antusias menyimak penjelasan Mohammad Yusup, yang dikenal sering membawakan materi berat dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami oleh masyarakat awam. (jw)