Janji Suci Kalahkan Gebyar Dunia, Membangun Keluarga Sakinah
Jatilawang – Janji suci pernikahan bukan sekadar rangkaian kata dalam prosesi akad nikah, melainkan ikatan ibadah dan komitmen seumur hidup yang harus dijaga dengan ketulusan, kesetiaan, serta tanggung jawab. Pesan inilah yang menjadi salah satu materi utama dalam kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi pasangan calon pengantin (catin) di KUA Kecamatan Jatilawang. Selasa (03/11)
Kegiatan Bimwin dilaksanakan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Jatilawang sebagai bagian dari upaya memberikan bekal pengetahuan dan kesiapan mental kepada pasangan catin sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. Melalui bimbingan tersebut, pasangan calon pengantin diajak memahami bahwa kemuliaan pernikahan tidak diukur dari kemewahan pesta, mahalnya mahar, ataupun gemerlapnya kehidupan dunia, tetapi dari kesungguhan dalam membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.
Dalam penyampaiannya, Penyuluh menegaskan bahwa gebyar dunia boleh saja menjadi bagian dari kebahagiaan pernikahan, tetapi jangan sampai mengalahkan makna janji suci yang telah diikrarkan di hadapan Allah SWT.
Pernikahan membutuhkan lebih dari sekadar rasa cinta. Di dalamnya terdapat tanggung jawab, keterbukaan, kesabaran, saling menghargai, serta kemampuan menyelesaikan persoalan bersama. Suami dan istri harus mampu menjadi pasangan sekaligus sahabat dalam suka maupun duka.
Pasangan catin juga diajak untuk tidak menjadikan kemewahan sebagai ukuran keberhasilan rumah tangga. Sebab, kehidupan keluarga yang harmonis justru tumbuh dari kesederhanaan, kejujuran, saling menerima kekurangan, dan kesediaan untuk terus belajar bersama.
Melalui kegiatan Bimwin ini, KUA Kecamatan Jatilawang berharap pasangan calon pengantin memiliki pemahaman yang lebih matang tentang hak dan kewajiban suami istri serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai agama dalam kehidupan keluarga.
Janji suci harus lebih kuat daripada gemerlap dunia. Sebab, pesta pernikahan mungkin hanya berlangsung sehari, tetapi tanggung jawab pernikahan adalah perjalanan panjang sepanjang usia. Semoga setiap pasangan catin mampu menjaga ikatan suci tersebut dan mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.(tum)
