Kabid Penmad Jateng Ajak Guru MTs Negeri Banyumas Wujudkan Madrasah Unggul, Ramah, dan Terintegrasi

Oleh MTSN3 Banyumas
SHARE

Banyumas – Menjelang sore, Aula Sudirman MTs Negeri 1 Banyumas dipenuhi semangat kebersamaan dalam kegiatan Pembinaan Guru Madrasah Tsanawiyah Negeri se-Kabupaten Banyumas yang diselenggarakan oleh Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan ini diikuti oleh 152 guru dari MTs Negeri 1, MTs Negeri 2, dan MTs Negeri 3 Banyumas, didampingi enam Kepala Madrasah serta Kepala Tata Usaha. Momentum tersebut menjadi ajang penguatan komitmen seluruh insan madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan, mempererat kolaborasi, dan menyamakan langkah menghadapi tantangan pendidikan di era modern. Jumat (10/07)

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Kepala MTs Negeri 3 Banyumas, Sudir, sebagai ikhtiar memohon keberkahan dan kemudahan dalam menjalankan amanah pendidikan. Selanjutnya, Kepala MTs Negeri 1 Banyumas, Ali Nurdin, selaku tuan rumah menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta. Beliau berharap forum pembinaan ini tidak hanya menjadi ajang penyampaian kebijakan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat sinergi dan semangat bersama dalam menghadirkan layanan pendidikan madrasah yang semakin berkualitas dan dicintai masyarakat.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Ibnu Asaduddin. Dalam arahannya beliau menekankan pentingnya setiap aparatur memahami tata kelola organisasi, disiplin terhadap regulasi, serta melaksanakan setiap tugas sesuai ketentuan yang berlaku. Menurutnya, keberhasilan sebuah lembaga diawali dari kesamaan visi dan kepatuhan seluruh anggotanya terhadap aturan organisasi. "Kita harus memahami arah organisasi dan menjalankan setiap aturan dengan penuh tanggung jawab. We know the way, we go the way. Ketika seluruh unsur berjalan pada jalur yang sama, maka pelayanan akan semakin baik dan tujuan organisasi akan tercapai secara optimal," ujar Ibnu Asaduddin.

Pada sesi pembinaan utama, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Amin Handoyo, menyampaikan materi bertema "Menyalakan Semangat Baru, Menguatkan Langkah Maju Menuju Madrasah Bermutu." Beliau menegaskan bahwa guru madrasah harus terus mengembangkan kompetensi, memiliki kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta memanfaatkan media sosial secara bijak sebagai sarana edukasi, komunikasi, dan publikasi berbagai praktik baik madrasah. Menurutnya, keterbukaan informasi dan pelayanan yang terintegrasi menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap madrasah.

Lebih lanjut, Amin Handoyo mengingatkan bahwa keberhasilan madrasah tidak hanya diukur dari prestasi akademik peserta didik. Madrasah memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, sekaligus memiliki karakter yang kuat, berakhlak mulia, beriman, dan bertakwa kepada Allah SWT. Untuk mewujudkan hal tersebut, seluruh guru harus bekerja sebagai satu tim yang saling menguatkan dan berkolaborasi. "Madrasah unggul lahir dari guru-guru yang terus belajar, mampu mengikuti perkembangan zaman, dan tetap menjaga jati diri madrasah. Penguasaan teknologi harus berjalan seiring dengan penguatan karakter. Ketika pelayanan pendidikan terintegrasi dan seluruh guru memiliki semangat kolaborasi, maka madrasah akan semakin dipercaya masyarakat," tegasnya.

Di akhir pembinaannya, Amin Handoyo mengajak seluruh guru menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan utama dalam mendidik. Sebagai seorang Mu'allim, Rasulullah tidak hanya menyampaikan ilmu, tetapi juga membangun kedekatan dengan peserta didiknya, memahami kondisi mereka, serta mendidik dengan kasih sayang, keteladanan, dan akhlak yang mulia. Nilai-nilai tersebut, menurut beliau, harus terus dihidupkan dalam budaya madrasah agar lahir generasi yang cerdas, berkarakter, dan berintegritas. Kegiatan pembinaan berlangsung dengan penuh antusias dan diharapkan menjadi penyemangat baru bagi seluruh guru MTs Negeri di Banyumas untuk terus berinovasi, memperkuat kolaborasi, serta mewujudkan madrasah yang unggul, ramah, dan terintegrasi sesuai arah kebijakan Kementerian Agama.(HumasMTsN3)