HUT RI #81

Kajian Kitab Alala MTs Manbaul Falah Gerduren Bahas Hakikat Hidup dengan Ilmu

M
MTsMFGerduren
06 Nov 2026
10x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 06-11-2026 11:16
SHARE

Banyumas - Dalam rangka menanamkan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan dan membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia, MTs Manbaul Falah Gerduren kembali menggelar kegiatan pembiasaan Kajian Kitab Alala. Jumat (06/11) 

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh warga MTs Manbaul Falah Gerduren ini membahas tema “Hakikat Hidup dengan Ilmu”. Dalam kajian kali ini, dibahas salah satu bait nadhom Kitab Alala yang menjelaskan perbedaan antara orang berilmu dan orang yang tidak memiliki ilmu. Bait tersebut memiliki arti:

"Orang yang berilmu akan tetap hidup abadi setelah matinya, walaupun tulang-belulangnya telah hancur di bawah tanah. Sedangkan orang yang bodoh telah mati walaupun ia masih berjalan di atas bumi, ia dikira hidup padahal nyatanya tiada."

Nadhom tersebut mengandung pesan bahwa orang yang berilmu akan tetap hidup melalui ilmu dan manfaat yang ditinggalkannya, meskipun jasadnya telah tiada. Sebaliknya, orang yang tidak memiliki ilmu diibaratkan telah mati meskipun masih hidup secara fisik, karena kehidupannya belum memberikan manfaat yang berarti bagi orang lain.

Melalui pembahasan ini, para siswa diajak memahami bahwa ilmu memiliki nilai yang sangat besar, bukan hanya untuk kepentingan diri sendiri, tetapi juga untuk memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat. Ilmu yang dipelajari hendaknya diamalkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga menjadi bekal kebaikan yang terus memberikan dampak positif.

Kajian ini juga menjadi pengingat bagi seluruh peserta didik MTs Manbaul Falah Gerduren agar senantiasa bersemangat dalam menuntut ilmu, menghormati guru, serta mengamalkan pengetahuan yang telah diperoleh.

Melalui kegiatan Kajian Kitab Alala, madrasah berharap dapat membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan mampu menghadirkan manfaat bagi sesama.