Kolaborasi Literasi Bilingual, Mahasiswa UMP Berbagi Praktik Bersama GTK MTs Negeri 3 Banyumas
Oleh MTSN3 Banyumas
Banyumas - MTs Negeri 3 Banyumas kembali menjadi ruang tumbuh kolaborasi literasi melalui kegiatan sharing pembuatan buku bilingual yang dilaksanakan bersama mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP). Kegiatan yang berlangsung hari ini tersebut menjadi forum inspiratif untuk berbagi pengalaman, strategi, dan praktik baik dalam pengembangan buku berbahasa Indonesia dan Inggris sebagai media pembelajaran yang kontekstual dan inovatif. Selasa (10/02)
Sharing ini menghadirkan sinergi antara dunia kampus dan madrasah, dengan melibatkan Guru Bahasa Indonesia MTs Negeri 3 Banyumas, Siti Nilawati, serta Guru Bahasa Inggris, Hesti Pamuji. Keduanya aktif berdiskusi dan bertukar gagasan dengan mahasiswa UMP terkait proses kreatif penyusunan buku bilingual, mulai dari perencanaan konten, penyesuaian tingkat bahasa, hingga penguatan nilai edukatif dan karakter dalam setiap materi.
Dalam pemaparannya, mahasiswa UMP membagikan pengalaman langsung mengenai tahapan pembuatan buku bilingual yang efektif dan menarik bagi peserta didik. Penekanan diberikan pada pentingnya keseimbangan antara kaidah kebahasaan, kejelasan makna, serta daya tarik visual agar buku tidak hanya informatif, tetapi juga mampu meningkatkan minat baca dan kepercayaan diri siswa dalam menggunakan dua bahasa.
Siti Nilawati menyoroti bahwa buku bilingual memiliki peran strategis dalam menumbuhkan literasi kritis siswa, khususnya dalam memahami teks secara mendalam dan kontekstual. Sementara itu, Hesti Pamuji, menekankan pentingnya pendekatan komunikatif dalam penyusunan teks bahasa Inggris agar siswa tidak merasa asing, tetapi justru tertantang dan termotivasi untuk belajar bahasa asing secara bertahap dan menyenangkan.
Diskusi berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Berbagai ide kreatif bermunculan, mulai dari pemanfaatan cerita lokal, tema keseharian siswa, hingga integrasi nilai moderasi beragama dan karakter profil pelajar Pancasila dalam buku bilingual. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa inovasi pembelajaran akan semakin kuat ketika dibangun melalui dialog dan kerja sama lintas institusi.
Melalui kegiatan sharing ini, MTs Negeri 3 Banyumas menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi dan pengembangan literasi yang adaptif terhadap kebutuhan zaman. Sinergi dengan mahasiswa UMP diharapkan tidak hanya menghasilkan produk buku bilingual yang berkualitas, tetapi juga memperkaya wawasan GTK dalam menghadirkan pembelajaran bahasa yang kreatif, relevan, dan berdampak positif bagi peserta didik.(HumasMTsN3).
