Lahirkan Generasi Qurani, SDIT Khoiro Ummah Purwokerto Sukses Gelar Wisuda Tartili ke-4
Oleh HUMAS
Purwokerto – Suasana khidmat menyelimuti Gedung Dakwah Muhammadiyah Tanjung, saat SDIT Khoiro Ummah Purwokerto merayakan capaian spiritual para siswanya melalui Wisuda Tartili Angkatan ke-4. Perhelatan yang dimulai sejak pagi pukul 08.00 WIB ini menjadi tonggak sejarah bagi para wisudawan yang telah tuntas menempuh pembelajaran Al-Qur’an dengan metode tartil. Sabtu (25/04)
Mengangkat tema “Berakhlak Mulia dengan Al-Qur’an”, kegiatan ini tidak hanya sekadar seremoni kelulusan. Salman Amin selaku Ketua Panitia dalam sambutannya menekankan bahwa esensi dari proses ini adalah penanaman karakter Islami yang nyata dalam perilaku sehari-hari, melampaui sekadar teknis membaca ayat suci.
Senada dengan hal tersebut, Kepala SDIT Khoiro Ummah, Ilham Aris Suharyanto, menitipkan pesan agar para wisudawan terus mempererat interaksi dengan Al-Qur’an. Beliau berharap bekal kemampuan tartil ini menjadi langkah awal untuk menjadikan kitab suci sebagai kompas kehidupan yang utama.
Keberhasilan ini pun mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak. Ketua Yayasan, Ukasyah Abdul Jabbar, memuji kolaborasi solid antara pendidik dan wali murid dalam membimbing tumbuh kembang anak-anak. Sementara itu, Pengawas PAI, Dudiyono, mengingatkan bahwa pendidikan Al-Qur’an sejak usia dini adalah pilar terpenting dalam membangun pondasi generasi masa depan.
Acara semakin berkesan dengan hadirnya Masnun Alim (Imam Masjid Agung Baitussalam Purwokerto) yang memberikan tausiyah. Beliau mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa menjadikan Al-Qur’an sebagai cahaya penerang dalam setiap langkah kehidupan.
Puncak acara diwarnai dengan Isak tangis haru penuh syukur dari para orang tua. Dedikasi tanpa lelah dari para guru dan kesabaran orang tua dalam mendidik menjadi kunci lahirnya para wisudawan angkatan ke-4 ini.
Melalui wisuda ini, SDIT Khoiro Ummah Purwokerto berharap setiap lantunan ayat yang telah dipelajari para siswa tidak hanya menjadi prestasi akademik, tetapi menjadi amal jariyah yang terus mengalir serta melahirkan generasi yang membawa cahaya kebaikan bagi lingkungan sekitarnya.
