Mendidik Buah Hati dengan Cinta dan Keteladanan
Baturraden – Penyuluh Agama Islam KUA Baturraden, Lubab Habiburrohman, mengisi kegiatan parenting bertema "Mendidik Buah Hati dengan Cinta dan Keteladanan" di Desa Karangsalam Lor, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Kegiatan ini diikuti para orang tua dan wali murid dari lembaga pendidikan anak usia dini di wilayah setempat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala TK Pertiwi Ibu Marwati, Kepala PAUD Karahayon Ibu Turinah beliau juga sebagai Ketua Yayasan dan juga sebagai Ibu Kepala Desa Karangsalam Lor. Kehadiran para pengelola lembaga pendidikan dan unsur pemerintah desa ini menunjukkan dukungan terhadap penguatan peran keluarga dalam pendidikan anak.
Dalam paparannya, Lubab menegaskan bahwa keluarga adalah madrasah pertama dan utama bagi anak. Menurutnya, pendidikan anak tidak cukup dengan nasihat dan perintah, tetapi harus dibangun di atas kasih sayang yang tulus dan teladan nyata dari orang tua.
"Anak adalah peniru ulung. Mereka lebih banyak belajar dari apa yang dilihat daripada apa yang didengar. Karena itu, keteladanan orang tua di rumah menjadi pelajaran paling berpengaruh bagi buah hati," ujarnya di hadapan peserta.
Ia mengingatkan para orang tua agar menghadirkan cinta dalam bentuk perhatian, kesediaan mendengarkan, dan kelembutan dalam bertutur. Cinta, lanjutnya, bukan berarti memanjakan, melainkan membimbing dengan penuh kesabaran. Ia juga mengajak orang tua meneladani Rasulullah SAW yang dikenal penyayang kepada anak-anak, serta membiasakan perilaku baik seperti jujur, salat tepat waktu, bertutur santun, dan gemar berbagi di lingkungan keluarga.
Selain itu, Lubab menyoroti tantangan pengasuhan di era digital. Orang tua diimbau mendampingi anak dalam penggunaan gawai dan menjadi contoh dalam bijak bermedia, sebab anak akan meniru kebiasaan orang tuanya.
Kepala TK Pertiwi dan Kepala PAUD Karahayon menyambut baik kegiatan ini. Menurut mereka, kerja sama antara lembaga pendidikan dan orang tua sangat menentukan keberhasilan pembentukan karakter anak sejak dini. Materi yang disampaikan dinilai sejalan dengan pembiasaan yang diterapkan di sekolah.
Sementara itu, Ketua Yayasan yang juga Ibu Kades Karangsalam Lor mengapresiasi KUA Baturraden atas pendampingan melalui program penyuluhan. Ia berharap kegiatan serupa dapat berlangsung rutin sehingga semakin banyak keluarga di desa memperoleh bekal pengasuhan yang baik.
Kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Para orang tua aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman tentang tantangan mendidik anak di rumah. Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk kebaikan dan keberkahan generasi penerus bangsa.( Tas/tum )
