Mengukir Jejak, Meninggalkan Kenangan: Salam Perpisahan untuk Dua Guru Terbaik MTs Negeri 3 Banyumas
Oleh MTSN3 Banyumas
Banyumas - Suasana haru menyelimuti keluarga besar MTs Negeri 3 Banyumas dalam acara pelepasan dua guru terbaik yang mendapat amanah untuk melanjutkan pengabdian di tempat tugas yang baru. Mereka adalah Sultoni, guru Bahasa Arab, dan Meilisdiana Sari, guru Bahasa Indonesia. Acara berlangsung penuh kehangatan sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi, keteladanan, dan kontribusi yang telah mereka berikan selama menjadi bagian dari keluarga besar MTs Negeri 3 Banyumas. Selasa (14/07)
Sosok Sultoni, telah menjadi guru yang begitu dekat dengan para murid. Dengan gaya mengajar yang atraktif, komunikatif, dan penuh semangat, beliau mampu menjadikan pembelajaran Bahasa Arab terasa menyenangkan. Tak heran jika para murid dengan penuh keakraban menjulukinya "USKer" (Ustadz Keren), sebuah panggilan yang lahir dari rasa hormat sekaligus kedekatan. Di balik pembawaannya yang humoris, beliau dikenal sebagai pendidik yang disiplin, inspiratif, dan selalu memotivasi murid untuk berani mencoba serta mencintai ilmu.
Sementara itu, Meilisdiana Sari, dikenal sebagai sosok guru yang lembut, penyayang, dan penuh perhatian. Selain mengajar Bahasa Indonesia dengan penuh dedikasi, beliau memiliki bakat memasak dan menyanyi yang kerap mewarnai berbagai kegiatan madrasah. Sosoknya juga dikenal sangat sabar dalam membimbing dan mendampingi murid. Nasihat-nasihat yang disampaikan dengan tulus serta kepeduliannya kepada peserta didik menjadikan beliau sebagai figur yang dicintai dan dirindukan. Kehangatan dan keteladanan yang beliau hadirkan menjadi kenangan indah bagi seluruh warga madrasah.
Mewakili teman sejawat, Ali Supangat, menyampaikan pesan yang sarat makna. "Perpisahan bukanlah akhir dari sebuah persaudaraan, melainkan awal dari perjalanan pengabdian di tempat yang baru. Terima kasih atas kebersamaan, kerja sama, dan keteladanan yang telah diberikan selama ini. Jejak kebaikan Bapak H. Sultoni dan Ibu Meilisdiana akan selalu menjadi bagian dari perjalanan MTs Negeri 3 Banyumas. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan, keberkahan, dan kesuksesan dalam mengemban amanah di madrasah yang baru."
Kepala MTs Negeri 3 Banyumas, Sudir, turut menyampaikan apresiasi atas dedikasi kedua guru tersebut. Menurut beliau, mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus bentuk kepercayaan untuk terus memberikan pengabdian terbaik di mana pun berada. "Kami mengucapkan terima kasih atas segala pengorbanan, dedikasi, dan pengabdian yang telah diberikan. Semoga silaturahmi tetap terjaga, langkah pengabdian semakin luas, dan kesuksesan selalu menyertai Bapak Sultoni serta Ibu Meilisdiana. Keluarga besar MTs Negeri 3 Banyumas akan selalu mengenang kontribusi dan keteladanan yang telah ditinggalkan."
Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama, penyerahan cinderamata, dan sesi salam perpisahan yang dipenuhi suasana haru. Senyum, pelukan, dan doa mengiringi langkah kedua guru menuju tempat tugas yang baru. Meski berpisah secara tempat, keluarga besar MTs Negeri 3 Banyumas meyakini bahwa setiap kebaikan yang telah ditanamkan akan terus hidup dalam kenangan dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus. Selamat bertugas di tempat yang baru. Teruslah menginspirasi, mengabdi, dan menebarkan manfaat di mana pun berada. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan dan kesuksesan dalam setiap langkah pengabdian.(HumasMTsN3).
