Menyongsong Madrasah Digital: MTs Negeri 3 Banyumas Jajaki Transformasi Pendidikan Bersama Geschool
Oleh MTSN3 Banyumas
Banyumas – MTs Negeri 3 Banyumas terus menunjukkan komitmennya dalam menghadapi perkembangan teknologi pendidikan melalui kegiatan sosialisasi Program Digitalisasi Madrasah yang disampaikan oleh PT. Geschool Cendekia Mandiri. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam upaya transformasi layanan pendidikan menuju madrasah yang lebih modern, efektif, dan terintegrasi berbasis teknologi digital. Program digitalisasi yang ditawarkan Geschool mencakup berbagai aspek penting dalam pengelolaan madrasah, mulai dari presensi murid dan guru, pengajaran, jurnal harian, penilaian, hingga monitoring pembelajaran secara real time. Kamis (11/06)
Sosialisasi tersebut diwakili oleh Izzudin Qosam dari PT. Geschool Cendekia Mandiri dan diterima langsung oleh Kepala MTs Negeri 3 Banyumas, H. Sudir. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Kepala Bidang Kurikulum Laely Mahmudah, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan Ibni Ali Arifin, serta Wakil Kepala Bidang Humas Latifatul Azizah. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh antusiasme, ditandai dengan dialog interaktif yang membahas berbagai fitur dan layanan yang tersedia dalam platform Geschool.
Dalam paparannya, pihak Geschool menjelaskan bahwa digitalisasi madrasah bukan sekadar memindahkan administrasi ke dalam sistem elektronik, tetapi juga membangun ekosistem pendidikan yang mampu menghubungkan seluruh unsur pendidikan dalam satu platform. Melalui sistem tersebut, guru dapat mengelola perangkat pembelajaran, mengisi jurnal harian, melakukan presensi digital, menyelenggarakan asesmen dan try out, serta melakukan evaluasi pembelajaran secara lebih efektif dan terdokumentasi dengan baik. Selain itu, terdapat fitur monitoring yang memungkinkan kepala madrasah, wali kelas, hingga orang tua memantau perkembangan belajar murid secara lebih mudah dan transparan.
Dialog yang berlangsung cukup panjang menunjukkan keseriusan MTs Negeri 3 Banyumas dalam mengkaji setiap layanan yang ditawarkan. Para wakil kepala madrasah mengajukan berbagai pertanyaan terkait implementasi sistem, keamanan data, efektivitas penggunaan bagi guru, serta keterlibatan orang tua dalam mendukung proses pendidikan. Berbagai fitur seperti pencatatan 7 Kebiasaan Anak Hebat, sistem pengajaran digital, pengelolaan penilaian sumatif, hingga pelaporan hasil belajar menjadi topik yang mendapat perhatian khusus. Diskusi tersebut membuka wawasan baru mengenai bagaimana teknologi dapat menjadi instrumen untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan madrasah secara berkelanjutan.
Kepala madrasah menyambut baik hadirnya berbagai inovasi yang dapat mendukung tata kelola pendidikan di era digital. Menurutnya, transformasi digital merupakan sebuah keniscayaan yang harus disikapi dengan kesiapan, keterbukaan, dan semangat belajar bersama. Madrasah tidak hanya dituntut menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik dan spiritual, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui pemanfaatan teknologi yang tepat guna. Oleh karena itu, setiap program yang mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan akan selalu dikaji secara mendalam demi kemajuan madrasah dan keberhasilan peserta didik.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, MTs Negeri 3 Banyumas semakin mempertegas langkahnya menuju madrasah yang adaptif, inovatif, dan berorientasi masa depan. Kolaborasi antara dunia pendidikan dan teknologi diharapkan mampu menghadirkan layanan yang lebih efektif, akuntabel, dan berdampak nyata bagi seluruh warga madrasah. Transformasi digital bukan sekadar perubahan sistem kerja, melainkan ikhtiar bersama untuk menghadirkan pendidikan yang lebih berkualitas. Dari ruang-ruang kelas MTs Negeri 3 Banyumas, semangat perubahan itu mulai ditata—menuju madrasah modern yang tetap berakar kuat pada nilai, budaya, dan karakter Islami. (HumasMTsN3)
