HUT RI #81

MGMP IPA MTs Kabupaten Banyumas Gelar Pelatihan Karya Ilmiah, Siapkan Antologi Guru

M
MTSN3 Banyumas
02 Nov 2026
17x dibaca
Diubah oleh yudi pada 02-11-2026 12:20
SHARE

BANYUMAS — Semangat membangun budaya literasi dan produktivitas guru mewarnai pertemuan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPA MTs Kabupaten Banyumas yang diselenggarakan pada Sabtu, 31 Oktober 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Oemah Tahu, Tambaksogra. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk Pelatihan Menulis Karya Ilmiah dengan menghadirkan Pengawas Madrasah, Istikomah, sebagai pemateri utama.

Kegiatan ini merupakan salah satu inisiatif Ketua MGMP IPA MTs Kabupaten Banyumas, Laely Mahmudah,  yang juga merupakan guru MTs Negeri 3 Banyumas. Melalui gagasan tersebut, MGMP IPA tidak hanya menjadi wadah koordinasi dan komunikasi antarguru mata pelajaran, tetapi juga diarahkan menjadi ruang produktif untuk mengembangkan kompetensi profesional, kreativitas, dan kemampuan literasi para pendidik. Pelatihan ini dirancang agar setiap guru memiliki kesempatan untuk menuangkan pengalaman dan pemikirannya menjadi sebuah karya tulis yang terdokumentasi.

Dalam penyampaian materinya, Istikomah mengajak para guru memahami bahwa sebuah karya tulis yang baik selalu berawal dari sebuah ide. Ide tidak harus muncul dari sesuatu yang besar atau luar biasa, tetapi dapat berangkat dari pengalaman sehari-hari, praktik pembelajaran di kelas, permasalahan yang dihadapi murid, inovasi pembelajaran, maupun hasil pengamatan selama menjalankan tugas sebagai pendidik. Hal terpenting adalah keberanian untuk memulai, mengembangkan gagasan, dan menuangkannya secara sistematis ke dalam tulisan.

Lebih lanjut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai berbagai macam karya tulis, karakteristik, serta cara mengembangkan ide menjadi sebuah naskah yang terstruktur. Melalui pelatihan ini, guru didorong untuk tidak hanya menjadi pelaksana pembelajaran, tetapi juga mampu mendokumentasikan pengalaman, pemikiran, inovasi, dan praktik baik yang telah dilakukan dalam bentuk karya tulis yang dapat dibaca serta memberikan manfaat bagi orang lain.

Menariknya, kegiatan ini memiliki target akhir yang produktif dan berkelanjutan. Seluruh naskah karya para guru mata pelajaran IPA yang dihasilkan nantinya akan dihimpun dan diterbitkan dalam satu buku bersama berbentuk bunga rampai atau antologi. Dengan demikian, setiap guru memiliki kesempatan untuk menyumbangkan pemikiran dan pengalaman profesionalnya menjadi bagian dari sebuah karya kolektif. Buku tersebut diharapkan menjadi dokumentasi intelektual sekaligus jejak kontribusi guru IPA dalam dunia pendidikan madrasah.

Dari MTs Negeri 3 Banyumas, kegiatan ini diikuti oleh Laely Mahmudah, selaku Ketua MGMP IPA Kabupaten Banyumas sekaligus penggagas kegiatan, bersama Maizun Lukman, S.Pd. Keikutsertaan keduanya menjadi bagian dari upaya madrasah dalam mendorong budaya literasi, meningkatkan kompetensi pendidik, serta membangun tradisi berkarya di lingkungan madrasah.

Pelatihan ini menjadi pengingat bahwa pengalaman mengajar bukan sekadar rutinitas yang berlalu setiap hari. Di dalamnya tersimpan banyak gagasan, pembelajaran, inovasi, dan inspirasi yang layak diabadikan melalui tulisan. Sebab, ketika pengalaman seorang guru dituangkan menjadi karya, manfaatnya tidak berhenti di ruang kelas, tetapi dapat menjangkau lebih banyak pembaca dan menjadi warisan pengetahuan bagi generasi berikutnya.(hum/tum)