Nasihat Kang Penyuluh: Bersiaplah Hadapi Kematian
Oleh KUA KEMRANJEN
Banyumas - Yono, Penyuluh Agama Islam dari KUA Kemranjen, bertugas sebagai khotib di Masjid Giri Bangun Karanggintung. Dalam khotbahnya, beliau menyampaikan pesan penting tentang kesiapan kita sebagai muslim dalam menghadapi kematian, sebuah realita yang tak bisa dielakkan. Kematian bukanlah akhir segalanya, melainkan pintu menuju kehidupan abadi, sehingga kita harus selalu memperbaiki diri dan memperkuat mental spiritual. Jumat (24/04)
Yono mengingatkan bahwa sebagai bagian dari gerakan Penyuluh Bergerak Bina Umat, peran penyuluh tidak hanya sebatas memberi informasi, tetapi juga membimbing masyarakat agar mampu menghadapi setiap tantangan hidup termasuk kematian dengan penuh kesadaran dan ketenangan. Melalui pembinaan yang terus menerus, umat diajak untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah dan mempersiapkan amal baik sebagai bekal di akhirat.
Kehadiran KUA Kemranjen dalam kegiatan ini mendapat apresiasi dari Bapak Bangun, Kyai setempat, yang berterima kasih atas kontribusi nyata dalam membangun mental spiritual masyarakat Karanggintung. Sinergi antara penyuluh dan tokoh agama lokal menjadi kunci sukses dalam menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kehidupan setelah mati.
Sebagai penutup, mari kita jadikan nasihat Yono sebagai motivasi untuk senantiasa memperbaiki diri, memantapkan iman, dan menguatkan amal ibadah. Dengan begitu, kita siap menyambut kematian bukan dengan rasa takut, melainkan dengan kedamaian hati dan keyakinan penuh. Penyuluh Bergerak Bina Umat terus berperan aktif membimbing umat menuju kehidupan yang lebih bermakna. (^)
