Pasraman Satya Dharma Bhakti Banyumas Gelar Padasevanam, Tanamkan Nilai Bhakti dan Hormat kepada Orang Tua
Oleh lintasiman
Banyumas — Pasraman Satya Dharma Bhakti Banyumas menyelenggarakan kegiatan Padasevanam. Kegiatan tersebut diikuti oleh sisya pasraman dari jenjang PAUD hingga SLTA, wali murid, serta sejumlah tamu undangan dengan total peserta yang hadir kurang lebih 70 orang. Minggu (09/08)
Dalam kegiatan tersebut, Penyuluh Agama Hindu sekaligus pamong guru, Slamet, memberikan siraman rohani kepada para peserta. Kegiatan ini menjadi salah satu sarana pembelajaran keagamaan sekaligus pembentukan karakter bagi anak-anak Hindu agar sejak dini memahami pentingnya rasa hormat, bhakti, kerendahan hati, serta kasih sayang kepada orang tua.
Kurang lebih 30 sisya Pasraman Satya Dharma Bhakti Banyumas dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti kegiatan dengan penuh khidmat. Selain para sisya dan wali murid, kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua PCTA (Persaudaraan Cinta Tanah Air) Indonesia Kabupaten Banyumas, Imam Sururi, serta mahasiswa UIN Saizu Purwokerto.
Suasana penuh haru begitu terasa ketika prosesi Padasevanam mulai dilaksanakan. Anak-anak dengan penuh ketulusan bersimpuh di hadapan orang tua, mencuci kaki orang tua, serta memohon maaf atas segala kesalahan yang pernah dilakukan, baik yang bersumber dari pikiran, perkataan, maupun perbuatan.
Momen tersebut tidak sedikit membuat suasana menjadi hening dan penuh emosional. Isak tangis terdengar dari anak-anak maupun orang tua. Anak-anak mulai menyadari berbagai kesalahan dan kekhilafan yang mungkin selama ini dilakukan kepada orang tua. Di sisi lain, para orang tua juga larut dalam suasana haru, menyadari bahwa dalam perjalanan mendampingi dan mendidik anak, masih ada keterbatasan dan harapan anak-anak yang mungkin belum sepenuhnya dapat mereka penuhi.
Tangis yang pecah dalam prosesi tersebut menjadi ungkapan ketulusan dari kedua belah pihak. Anak-anak menyampaikan permohonan maaf dan rasa terima kasih atas kasih sayang serta pengorbanan orang tua, sementara orang tua juga memberikan kasih sayang, doa, dan maaf kepada anak-anaknya.
Padasevanam memiliki makna penting dalam menanamkan kesadaran kepada anak untuk belajar menurunkan ego dan memberikan penghormatan kepada orang tua yang telah melahirkan, merawat, membesarkan, dan mendidik mereka dengan penuh kasih sayang.
Melalui prosesi tersebut, anak-anak diajak untuk memahami bahwa orang tua merupakan sosok yang telah memberikan waktu, tenaga, kasih sayang, dan pengorbanan dalam perjalanan hidup mereka. Demikian pula, orang tua diajak untuk senantiasa memahami kebutuhan, harapan, dan perjuangan anak-anak dalam menjalani proses pertumbuhan dan pendidikan.
Momen saling memaafkan tersebut diharapkan menjadi titik awal untuk mempererat kembali hubungan antara anak dan orang tua. Tidak hanya sekadar meminta maaf, Padasevanam menjadi ruang untuk saling memahami, saling menerima, dan menumbuhkan kasih sayang di dalam keluarga.
Tujuan diselenggarakannya Padasevanam adalah memberikan pembelajaran kepada anak-anak sejak dini untuk menurunkan ego, menghormati, serta berbakti kepada orang tua yang telah melahirkan dan membesarkan mereka.
Kegiatan ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan yang harmonis antara orang tua dan anak. Dengan hubungan yang semakin harmonis, diharapkan restu dan doa orang tua senantiasa mengalir serta mengiringi setiap langkah anak-anak dalam menempuh pendidikan dan menggapai cita-cita.
Selain itu, kegiatan Padasevanam diharapkan mampu membentuk generasi muda Hindu yang suputra, yaitu anak-anak yang tumbuh dengan budi pekerti luhur, memiliki rasa tanggung jawab, berbakti kepada kedua orang tua, mampu mencapai cita-cita, serta senantiasa membawa kebaikan di mana pun mereka berada.
Padasevanam bukan sekadar sebuah prosesi, tetapi menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai luhur sejak dini. Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak untuk memahami arti bhakti yang sesungguhnya, sementara orang tua dan anak bersama-sama belajar membangun komunikasi, kasih sayang, dan hubungan yang lebih harmonis.
Dengan terselenggaranya kegiatan Padasevanam, Pasraman Satya Dharma Bhakti Banyumas berharap nilai-nilai bhakti, hormat kepada orang tua, kerendahan hati, dan kasih sayang dapat terus tumbuh dalam diri para sisya. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi bekal bagi mereka untuk menjalani kehidupan, meraih cita-cita, serta menjadi pribadi yang baik dan bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, dan lingkungan di mana pun mereka berada.
