Penguatan Keimanan Jamaah MT Nurun Nisa Jelang Ramadan
Oleh KUA Lumbir
Banyumas – Sebagai Upaya untuk meningkatkan kesiapan spiritual masyarakat menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Penyuluh Agama Islam KUA Lumbir, Umi Rofikoh, melaksanakan kegiatan bimbingan penyuluhan tatap muka di Majelis Taklim Nurun Nisa, yang berlokasi di Desa Besuki, Kecamatan Lumbir. Selasa (10/02)
Kegiatan bimbingan penyuluhan ini diikuti oleh para jamaah majelis taklim dengan penuh antusias. Pada kesempatan tersebut, Umi Rofikoh menyampaikan materi dengan tema “Menyambut Bulan Suci Ramadan”, yang bertujuan untuk memberikan pemahaman serta motivasi kepada jamaah agar dapat mempersiapkan diri secara lahir dan batin dalam menyambut bulan penuh berkah tersebut.
Dalam penyampaiannya, Umi Rofikoh menjelaskan tentang keutamaan bulan Ramadan sebagai bulan ibadah, ampunan, dan peningkatan kualitas keimanan. Jamaah diajak untuk memperbanyak amal kebaikan, memperbaiki niat, serta meningkatkan kualitas ibadah, baik ibadah wajib maupun sunnah, sebagai bekal dalam menjalani ibadah puasa dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan.
Selain itu, penyuluh juga menekankan pentingnya menjaga akhlak, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan kepedulian sosial selama bulan Ramadan. Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, disertai contoh-contoh dalam kehidupan sehari-hari, sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh para jamaah.
Suasana bimbingan berlangsung dengan khidmat dan penuh keakraban. Para jamaah aktif mengikuti kegiatan serta menyimak materi yang disampaikan, menjadikan kegiatan penyuluhan ini sebagai sarana pembinaan keagamaan yang efektif di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan bimbingan penyuluhan tatap muka ini, Penyuluh Agama Islam KUA Lumbir berharap jamaah Majelis Taklim Nurun Nisa dapat lebih siap dan bersemangat dalam menyambut bulan suci Ramadan, serta mampu mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen KUA Lumbir dalam memberikan pembinaan keagamaan yang berkelanjutan dan menyentuh langsung masyarakat, khususnya melalui majelis taklim sebagai pusat pembelajaran dan penguatan keimanan umat.
