Penyuluh KUA Banyumas Urai Bedanya Sodakoh, Sedekah, dan Zakat di Pertemuan Selapan

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas – Pertemuan rutin “Selapan” warga binaan Z Coner Banyumas kembali digelar. Acara bertempat di Z Corner dan dihadiri puluhan jamaah bapak-bapak dan ibu-ibu sekitar. Narasinya diisi langsung oleh Penyuluh Agama Islam KUA Banyumas. Materi yang dibahas cukup menarik: “Bedanya Sodakoh, Sedekah, dan Zakat”. Selasa (02/06)

Dalam pemaparannya, penyuluh menjelaskan 3 istilah yang sering tertukar:
1. Zakat: Ibadah wajib, ada nisab & haul, sasarannya 8 asnaf. Hukumnya fardhu ain bagi yang mampu.
2. Sedekah: Pemberian sukarela, nilainya bebas, boleh ke siapa saja. Pahalanya luas, tidak terikat waktu & jumlah.
3. Sodakoh: Secara bahasa artinya sama dengan sedekah. Tapi secara istilah sering dipakai untuk sedekah non-harta, misal senyum, tolong orang, baca tasbih. “Senyummu kepada saudaramu adalah sodakoh” HR. Tirmidzi.

“Intinya zakat itu wajib dan ada aturannya. Kalau sedekah/sodakoh itu fleksibel, kapan saja bisa. Jangan sampai nunggu kaya dulu baru mau berbagi,” tegas beliau.

Para pedagang Z Coner antusias tanya jawab, mulai dari zakat profesi sampai hukum sedekah ke pengemis. Acara ditutup doa bersama dan ramah tamah.

Pertemuan Selapan di Z Corner ini rutin diadakan tiap 35 hari sekali sebagai ajang silaturahmi dan menambah ilmu agama warga Banyumas.
( Ratmo)