Penyuluh Pekuncen Laksanakan Bimwin 3 Pasang Catin

Oleh KUA pekuncen
SHARE

Pekuncen — Dalam upaya mewujudkan keluarga yang harmonis, bahagia, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan, Penyuluh Agama Islam KUA Pekuncen, Sriyanto, melaksanakan kegiatan bimbingan perkawinan bagi calon pengantin. Kegiatan ini berlangsung di lingkungan KUA Pekuncen dengan diikuti oleh sejumlah pasangan calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat. Selasa (31/03)

Bimbingan perkawinan ini merupakan bagian dari program pembinaan keluarga sakinah yang secara rutin dilaksanakan oleh KUA Pekuncen. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan, pemahaman, serta kesiapan mental dan spiritual kepada calon pengantin agar mampu membangun rumah tangga yang kokoh dan berkualitas.

Dalam penyampaiannya, Sriyanto menekankan bahwa pernikahan bukan hanya sekadar menyatukan dua insan, melainkan juga merupakan ibadah yang memiliki tanggung jawab besar di hadapan Allah SWT. Oleh karena itu, setiap pasangan harus memiliki kesiapan yang matang, baik secara emosional, ekonomi, maupun pemahaman agama.

“Pernikahan adalah awal dari perjalanan panjang dalam membangun kehidupan bersama. Dibutuhkan komitmen, kesabaran, serta saling pengertian agar rumah tangga dapat berjalan harmonis,” ujar Sriyanto di hadapan para peserta.

Lebih lanjut, ia menjelaskan pentingnya memahami tujuan pernikahan dalam Islam, yaitu untuk membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Ia juga mengingatkan bahwa dalam kehidupan rumah tangga pasti akan dihadapkan pada berbagai dinamika dan tantangan, sehingga diperlukan komunikasi yang baik dan sikap saling menghargai antar pasangan.

Dalam sesi bimbingan tersebut, Sriyanto juga menyampaikan beberapa materi penting, di antaranya tentang hak dan kewajiban suami istri, pentingnya menjaga keharmonisan rumah tangga, pengelolaan ekonomi keluarga, serta cara menyelesaikan konflik secara bijak. Ia mengajak para calon pengantin untuk menjadikan musyawarah sebagai jalan utama dalam menyelesaikan permasalahan rumah tangga.

Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan bertanya seputar kehidupan pernikahan. Hal ini menjadikan suasana bimbingan lebih interaktif dan memberikan pemahaman yang lebih mendalam bagi para calon pengantin.

Salah satu peserta mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat sebagai bekal sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. “Kami merasa lebih siap setelah mengikuti bimbingan ini. Banyak hal yang sebelumnya belum kami pahami, kini menjadi lebih jelas,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan bimbingan perkawinan ini, diharapkan para calon pengantin dapat memiliki bekal yang cukup dalam membangun keluarga yang harmonis dan berkualitas. KUA Pekuncen melalui para penyuluh agama terus berkomitmen untuk memberikan pembinaan terbaik demi terwujudnya masyarakat yang religius dan keluarga yang sakinah.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata peran KUA dalam mendampingi masyarakat, tidak hanya dalam aspek administratif pernikahan, tetapi juga dalam pembinaan kehidupan keluarga yang berkelanjutan.