Penyuluh Sampaikan Materi Pendidikan Karakter dan Pencegahan Perkawinan Anak

Oleh KUA Purwokerto Barat
SHARE

Banyumas – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Purwokerto Barat, Iswanto, menyampaikan Bimbingan Penyuluhan dengan tema Pendidikan Karakter dan Pencegahan Perkawinan Anak pada kegiatan rutin Jamaah Mujahadah Asmaul Husna di Masjid Nurul Huda, Desa Kemawi. Jumat (17/07)

Kegiatan yang diikuti oleh jamaah setempat tersebut berlangsung dengan khidmat. Dalam penyuluhannya, Iswanto menekankan pentingnya pendidikan karakter sebagai fondasi dalam membentuk pribadi yang berakhlak mulia, bertanggung jawab, dan memiliki ketahanan moral dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Menurutnya, keluarga, sekolah, dan lingkungan memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai karakter kepada anak sejak usia dini. Nilai-nilai seperti kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepedulian sosial perlu terus ditanamkan agar generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang berkualitas.

Selain itu, Iswanto juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya perkawinan anak. Ia menjelaskan bahwa perkawinan pada usia anak dapat berdampak pada berbagai aspek kehidupan, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga kondisi sosial dan ekonomi keluarga. Oleh karena itu, orang tua diharapkan memberikan pendampingan, perhatian, dan pendidikan yang memadai kepada anak agar mereka dapat mempersiapkan masa depan dengan lebih baik sebelum memasuki jenjang pernikahan.

"Upaya pencegahan perkawinan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat dalam memberikan edukasi serta pendampingan kepada generasi muda," ujar Iswanto.

Melalui kegiatan Bimbingan Penyuluhan ini, diharapkan jamaah semakin memahami pentingnya membangun karakter yang kuat sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang upaya pencegahan perkawinan anak, sehingga dapat terwujud keluarga yang berkualitas, harmonis, dan sejahtera. (is)