Prestasi Gemilang Awal Tahun para Atlet Madrasah

Oleh MIN1 Banyumas
SHARE

BANYUMAS – Senin, 18 Juli 2022 menjadi hari pertama tahun pelajaran 2022/2023. Pada awal tahun pelajaran ini altlet MIN 1 Banyumas menyuguhkan prestasi-prestasi gemilang, khususnya dalam cabang olahraga, taekwondo, karate, pencak silat, dan bulu tangkis.

Tercatat beberapa prestasi gemilang para atlet MIN 1 Banyumas pada awal tahun pelajaran ini diantaranya yaitu Juara 2 cabor Pencak Silat Remaja tingkat Kabupaten Cilacap atas nama Adinda Sabela Adiningrumkelas peserta didik kelas 4, Juara 2 Cabor Taekwondo dalam Kejuaraan Best Of The Best Prabu Taekwondo Chalenge di Kabupaten Tangerang atas nama Selma Alivia Kirani peserta didik kelas 3, dan Juara 2 O2SN Karate tingkat Kabupaten Banyumas atas nama Athar Laksana Wibowo peserta didik kelas 5 yang kemudian melaju ke tingkat Provinsi.

Dalam cabor bulu tangkis, atlet MIN 1 Banyumas pun meraih berbagai kejuaraan. Naufal Rasyid Adz Dzaki, Banyu Shafi Iskandar, dan Tyagha Ramadhani Putra Alinska meraih Juara 3 dalam Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu se-Eks Karisidenan Banyumas yang diselenggarakan oleh Djarum Fondation pada 9 – 11 Juli 2022 lalu. Tidak hanya meraih juara beregu, dalam kejuaraan tersebut Naufal Rasyid Adz Dzaki juga meraih Juara 1 Tunggal usia dini putra dan Juara 1 ganda usia dini putra.

Selain perolehan prestasi beregu tersebut, Naufal Rasyid Adz Dzaki yang masih duduk di kelas 3 meraih dua juara, yakni Juara I tunggal usia dini putra dan Juara II ganda usia dini putra dalam kejuaraan Sayap Putih Purwokerto Open II. Selain Naufal, Tyagha Ramadhani Putra Alinska peserta didik kelas 6 juga meraih Juara 3 tunggal anak putra dan Juara 1 beregu dalam kejuaraan yang sama, yaitu Sayap Putih Purwokerto Open II.

H. Saridin, S.Ag., M.Pd.I. menjelaskan, “Prestasi dapat diraih karena adanya peluang kesempatan dan kerja keras yang terbaik dari para atlet MIN 1 Banyumas. Ada peluang, ada kesempatan, tetapi tidak ada kerja keras terbaik, hal ini tidak akan menghasilkan prestasi apapun. Begitu juga sebaliknya ada kerja keras terbaik dan luar biasa dari para atlet, tetapi tidak bisa menangkap peluang kesempatan yang ada, ini juga mustahil akan menghasilkan sebuah prestasi yang gemilang.”td.