Rutinan Ahad Pahing, Pentingnya Parenting Anak di Era Digital
Wangon – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan bimbingan dan penyuluhan keagamaan kepada masyarakat. Kali ini, Kudrat , Penyuluh Agama Islam KUA Wangon hadir mengisi pengajian rutin Ahad Pahing Majelis Taklim (MT) Muslimat NU Desa Banteran. Kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran Islam di kalangan jamaah. Senin (02/11)
Pengajian rutin Ahad Pahing tersebut diikuti oleh jamaah Muslimat NU dengan penuh antusias. Kegiatan ini merupakan agenda keagamaan yang secara konsisten dilaksanakan sebagai wadah menimba ilmu, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta membangun kebersamaan antaranggota Muslimat NU. Kehadiran penyuluh agama diharapkan mampu memberikan tambahan wawasan keislaman yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari.
Kudrat, dalam penyampaian materinya mengajak jamaah untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Ia juga menekankan pentingnya menjadikan majelis taklim sebagai tempat belajar agama secara berkelanjutan, memperbaiki kualitas ibadah, serta membangun akhlak mulia dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.
“Pengajian rutin seperti Ahad Pahing ini memiliki peran penting dalam menjaga semangat umat untuk terus belajar dan mendalami ajaran agama. Saya berharap jamaah tidak hanya mendapatkan ilmu dari kegiatan ini, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga terwujud keluarga yang religius, harmonis, dan penuh keberkahan,” ungkap Kudrat.
Sementara itu, pegawai KUA Wangon menyampaikan bahwa kehadiran Penyuluh Agama Islam di tengah masyarakat merupakan bagian dari pelaksanaan tugas pelayanan dan pembinaan umat. KUA Wangon terus mendorong sinergi dengan organisasi keagamaan, termasuk Muslimat NU, dalam memperkuat kehidupan keagamaan masyarakat. Melalui pengajian rutin Ahad Pahing ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara KUA Wangon dan masyarakat serta tumbuh semangat untuk mewujudkan umat yang moderat, religius, dan berakhlakul karimah. (srf/tum)
